Home
Login.
Artikelilmiahs
30692
Update
ELISABET KRISTIANI ZAI
NIM
Judul Artikel
RACHEL WATSON’S DEPRESSION IN PAULA HAWKINS’S THE GIRL ON THE TRAIN (2015)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Rachel Watson’s Depression in Paula Hawkins’s The Girl on the Train (2015)”. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses depresi yang dialami oleh Rachel di novel The Girl on the Train karangan Paula Hawkins dengan menggunakan teori psikoanalisis dari Sigmund Freud. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data utama dalam penelitian ini adalah novel karangan Paula Hawkins yang berjudul The Girl on the Train. Diskusi dalam penelitian ini terdiri dari tiga pembahasan utama yaitu ketidakseimbangan id, ego dan superego dalam Rachel, mekanisme pertahanan diri dan depresi. Depresi pada Rachel dapat dilihat dalam beberapa ciri yaitu perasaan tidak berguna, membenci dan menyalahkan diri sendiri, hilangnya motivasi serta lelah fisik. Selain itu, Rachel juga menjadi seorang alkoholik yang mana dapat dikategorisasikan sebagai efek dari depresi yang dideritanya. Depresi pada diri Rachel diawali dari ketidakseimbangan id, ego dan superego pada dirinya. Kondisi tersebut kemudian membuat Rachel mengalami permasalahan mental. Sebagai penengah dalam konflik, ego menggunakan represi dan pelampiasan sebagai mekanisme pertahanan diri. Akibatnya dari hal tersebut yaitu munculnya depresi pada diri Rachel.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled “Rachel Watson’s Depression in Paula Hawkins’s The Girl on the Train (2015)”. It aims to figure out the process of Rachel’s depression in Paula Hawkins’s The Girl on the Train by using Sigmund Freud’s psychoanalysis theory. The method of this research is qualitative method. The primary data in this research is Paula Hawkins’s The Girl on the Train. The discussion of this study consists of three main parts; the imbalance condition of Rachel’s id, ego and superego, defense mechanism and depression. Rachel’s depression can be seen in several symptoms namely worthless feeling, blaming and hating her-self, lack of motivation and physical weakness. Besides, she is also becoming an alcoholic which is categorized as the effect of depression. Rachel’s depression is started from the imbalance condition of Rachel’s id, ego and superego. That condition then leads her into a psychological conflict. Then, as the mediator of the conflict, ego chooses repression and displacement as the defense mechanism. Consequently, Rachel suffers from depression.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save