Home
Login.
Artikelilmiahs
30674
Update
ANISA NABILAH
NIM
Judul Artikel
PEMBUATAN SPRAY GEL EKSTRAK DAUN MANGGA BACANG (Mangifera foetida L.) UNTUK MENGATASI BAU KAKI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu senyawa aktif dari tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah ekstrak daun mangga bacang (Mangifera foetida L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri ekstrak daun mangga bacang terhadap S. aureus, penentuan nilai konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM), dan memformulasikan ekstrak metanol dan fraksi etil asetat daun mangga bacang dalam sediaan spray gel untuk mengatasi bau kaki. Sediaan spray gel dilakukan karakterisasi selama 16 hari yang meliputi homogenitas, pH, viskositas, dan pola penyemprotan. Nilai KHTM ekstrak metanol daun mangga bacang terhadap S. aureus yaitu 0,5 ppm dengan zona hambat sebesar 0,90 mm. Sediaan spray gel dibuat dengan penambahan ekstrak metanol dan fraksi etil asetat sebesar 0,5, 1, dan 5 ppm. Karakteristik sediaan spray gel setelah dilakukan penyimpanan selama 16 hari yaitu bersifat homogen, pH berkisar 5,50 - 6,00, nilai viskositas berkisar 750-1300 cPs. Hasil pola penyemprotan pada jarak 3 dan 5 cm adalah bulat dan menggumpal, sedangkan pada jarak 10 cm menghasilkan pola yang bulat dan menyebar dengan bobot sebesar 0,09-0,12 gram. Aktivitas antibakteri sediaan spray gel ekstrak metanol dan fraksi etil asetat dengan konsentrasi 0,5; 1; dan 5 ppm pada hari ke-1 secara berturut-turut adalah 1,42; 1,22; 1,62 mm dan 1,77; 2,07; 2,28 mm, sedangkan pada hari ke-16 secara berturut-turut adalah 1,22; 1,62; 1,91 mm dan 1,34; 1,74; 1,89 mm. Uji organoleptik memperoleh nilai terbesar pada parameter bentuk spray gel dengan nilai 4,0 dan 4,1.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bachang mango leaves extract (Mangifera foetida L.) is a potential extract for antibacterial agent. This research aims to examined the potential of bachang mango leaf extract as an antibacterial agent againts S. aureus, determine the minimum inhibitory concentration, formulate bachang mango leaf extract of spray gel to reduce food odor. Spray gel characterized for 16 days includes homogenity, pH, viscosity, and spraying pattern. The minimum inhibitory concentration for the methanol bachang manggo leaves extract is known at 0.5 ppm with the zone diameter of 0.90 mm. The spray gel were developed with methanol extract and ethyl acetat fraction of 0.5; 1; and 5 ppm. The characteristic of spray gel after keeping for 16 days were homogeneous, 5.50 – 6.00 pH range, and 750 – 1300 cPs viscosity range. The result of spraying pattern test at a distance of 3 and 5 cm were round and lumpy pattern, while at a distance of 10 cm it produced a round and diffuse pattern with a weight of 0.09 – 0.12 gram. Antibacterial activity of spray gel with methanol extract and ethyl acetat fraction 0.5; 1; and 5 ppm on day 1 were 1.42; 2.07; 2.73 and 1.77; 2.07; 2.08. while antibacterial activity on day 16 were 1.22; 1.62; 1.91 mm, and 1.34; 1.74; 1.89 mm. The organoleptic test obtained the greatest value on spray gel form parameter with a value of 4.0 and 4.1.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save