Home
Login.
Artikelilmiahs
30650
Update
REFI OKTAVIANI
NIM
Judul Artikel
INNOVATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Inovasi adalah pengadopsian cara-cara baru dalam memecahkan suatu masalah. Sedangkan Innovative Governance adalah inovasi yang dilakukan oleh pemerintah dalam memecahkan masalah publik. Inovasi mencakup semua aspek kehidupan, tak terkecuali dalam masalah persampahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan proses inovasi dalam pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Banyumas. Dengan hal itu Pemerintah Kabupaten Banyumas merasa perlu untuk melakukan inovasi dalam penanganan sampah khususnya sampah plastik yang berupa pengelolaan sampah plastik menjadi bahan campuran aspal hotmix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa innovative governance dalam pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Banyumas jika dilihat dari aspek aktivitas inovasi maka Pemerintah Kabupaten Banyumas memiliki akses dalam inovasi pengelolaan sampah plastik sebagai bahan campuran aspal hotmix berawal mendapatkan informasi dari Kementerian PUPR. Kemudian dikembangkan dengan mengajak berbagai pihak seperti Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, dan juga PT BIJ (Banyumas Investama Jaya). Apabila dilihat dari aspek kemampuan berinovasi Pemerintah Kabupaten Banyumas memiliki kemampuan berinovasi karena memiliki kepemimpinan dan budaya organisasi yang mendukung, selain itu kemampuan keuangan, sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor pendorong Pemerintah Kabupaten Banyumas memiliki kemampuan berinovasi. Dampak inovasi terhadap kinerja dan evaluasi masih belum dapat terlihat dengan jelas. Kondisi sektor yang lebih luas juga medukung adanya inovasi ini yang dibuktikkan dengan keterlibatan berbagai pihak dalam inovasi ini.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Innovation is the adoption of new ways of solving problem. While innovative governance is an innovation made by the government in solving public problems. Innovation encompasses all aspects of life, including waste matters. The purpose of this research is to explain the innovation process in plastic waste management in Banyumas Regency. With that, Banyumas Regency Government felt the need to innovative in the handling of waste, especially plastic waste in the form of plastic waste management into hotmix asphalt mixture material. The result showed that innovative governance in plastic waste management in Banyumas Regency if viewed from the aspect of innovation activity then the Banyumas Regency Government has access in the innovation of plastic waste management as a hotmix asphalt mixture material started to get information from the Ministry of PUPR. It was the developed by inviting various parties such as the Central Java Provincial Government, the Environment Office, tha Public Works Office, and also PT BIJ (Banyumas Investama Jaya). When viewed from the aspect of the ability to innovate because it has leadership and organizational cultue that supports, beside the financial capability, human resources also becomes a motivating factor for the Government of Banyumas Regency to have the ability to innovate. The impact of innovation on performance and evaluation is still not clearly wider sector also supports this innovation which is evidenced by the involvement of various parties in this innovation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save