Home
Login.
Artikelilmiahs
30450
Update
AGUNG ANJAR PRIMADI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH KERITING DI DESA GOMBONG KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendapatan dan efisiensi pada usahatani cabai merah keriting di Desa Gombong, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survei dengan kuisioner yang dibagikan kepada petani cabai merah keriting di Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Metode pengambilan sampel yaitu dengan mengambil semua petani petani pemilik cabai merah keriting yang ada di Desa Gombong yang berjumlah 37 petani. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa secara rata-rata, penerimaan rata-rata petani melebihi biaya produksi yang dikeluarkan petani dengan pendapatan rata-rata yang diterima petani sebesar Rp 36.603.188. Demikian juga tentang efisiensi usahataninya yaitu usahatani cabai merah keriting di Desa Gombong layak diusahakan, hal tersebut ditunjukkan oleh rata-rata nilai R/C rasio sebesar 2,58. Oleh karena itu, usahatani cabai merah keriting di Desa Gombong perlu dipertahankan dan untuk mempertahankan kondisi tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan petani yaitu mempertimbangkan biaya-biaya yang digunakan untuk kegiatan produksi usahatani. Semakin tinggi perbandingan antara penerimaan dengan biaya yang dikeluarkan maka semakin tinggi tingkat efisiensinya. Semakin besar selisih antara penerimaan petani dengan biaya yang dikeluarkan maka semakin besar pendapatan yang diperoleh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze how the income and efficiency of the curly red chili farming in Gombong Village, Belik District, Pemalang Regency. This type of research is quantitative research with the type of data, namely primary data and secondary data. The data collection method used was a survey method with questionnaires distributed to curly red chilli farmers in Gombong Village, Belik District, Pemalang Regency. The sampling method is to take all 37 farmers who own curly red chilies in Gombong Village. Based on the results of the study, it is found that on average, the average income of farmers exceeds the production costs incurred by farmers with the average income received by farmers of Rp. 36,603,188. Likewise, the farming efficiency, namely that it is feasible to cultivate curly red chilies in Gombong Village, as shown by the average R / C ratio of 2.58. Therefore, it is necessary to maintain curly red chili farming in Gombong Village and to maintain this condition, one way that farmers can do is to consider the costs used for farming production activities. The higher the ratio between revenue and costs incurred, the higher the level of efficiency. The greater the difference between farmer revenue and costs incurred, the greater the income earned.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save