Home
Login.
Artikelilmiahs
30446
Update
YUSTIANDITO IQBAL ADIPRABOWO
NIM
Judul Artikel
THE ANALYSIS OF MANAGEMENT AND REPORTING OF PRODUCTIVE WAQF IN WAQF ORGANIZATION
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk menggambarkan implementasi pengelolaan dan pelaporan wakaf produktif yang dilakukan oleh Lembaga wakaf. Penelitian ini mengambil judul: “The Analysis of Management and Reporting of Productive Waqf in Waqf Organization”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengelolaan, pelaporan, pengawasan Lembaga wakaf didalam praktik wakaf produktif dan untuk mengetahui strategi Lembaga wakaf dalam melakukan edukasi wakaf produktif terhadap masyarakat. Objek dalam penelitian ini adalah Lembaga wakaf pusat ACT, Global Wakaf dan Dompet Dhuafa di Jakarta. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan data reduksi, triangulasi dan SWOT menunjukkan bahwa: (1) PSAK 112 merupakan pedoman akuntansi wakaf yang mengatur pada entitas pelaporan terkait wakaf permanen dan wakaf temporer (dalam bentuk uang) , (2) Pengelolaan wakaf yang dilakukan oleh ACT, Global Wakaf dan Dompet Dhuafa telah memenuhi bebrapa prinsip pengelolaan wakaf yang tertuang didalam waqf core principle, (3) Pelaporan yang dilakukan oleh ACT, dan Dompet Dhuafa belum mengikuti standar akuntansi wakaf (PSAK 112), sedangkan untuk Global Wakaf sudah menerapkan PSAK 112, (4) Pengawasan terhadap praktek wakaf yang dilakukan oleh ACT, Global Wakaf dan Dompet Dhuafa sudah memenuhi prinsip pengawasan yang tertuang dalam waqf core principle dengan adanya pengawasan internal (Dewan Syariah, dan Internal Audit) dan eksternal (BWI dan Kantor Akuntan Publik), (5) hasil SWOT menunjukkan bahwa ACT, Global Wakaf, dan Dompet Dhuafa perlu mempertahankan strategi yang sudah dilakukan berdasarkan potensi yang mereka miliki (Jaringan yang luas, memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia) dan menciptakan strategi baru untuk meminimalisir kelemahan (pemerataan program di setiap cabang, sumber daya manusia) dan ancaman (resiko bisnis dari wakaf produktif) didalam praktek pengelolaan dan pelaporan wakaf produktif, dan (6) Proses edukasi wakaf oleh ACT, Global Wakaf dan Dompet Dhuafa terhadap masyarakat dilakukan melalui media social, kelas wakaf via online (daring) dan offline (seminar), serta melalui media cetak. Hasil penelitian ini menyiratkan bahwa Lembaga wakaf perlu untuk meningkatkan kualitas operasi mereka didalam pengelolaan, pelaporan, dan pengawasan agar implementasi wakaf produktif dapat berjalan efisien dan efektif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is a descriptive qualitative research that describe implementation of management and reporting of productive waqf in waqf organization. the title of this research is " The Analysis of Management and Reporting of Productive Waqf in Waqf Organization". The purpose of this research was to determine process of management, reporting and supervision of waqf organization in terms of productive waqf and to determine strategy of nazhir in improve society literacy about waqf. Objects in this research are the central of ACT, Global Wakaf and Dompet Dhuafa located in Jakarta. Based on the results of research and analysis of data using reduction data, triangulation and SWOT indicate that : (1) PSAK 112 is a waqf accounting guideline for governing the reporting entity related to permanent waqf and temporary waqf (in form of money), (2) Waqf management conducted by ACT, Global Wakaf and Dompet Dhuafa have fulfilled the principle of waqf core principle, (3) Reporting conducted by ACT, and Dompet Dhaufa has not followed waqf accounting standard (PSAK 112), while for Global Wakaf has implemented PSAK 112, (4) Supervision of productive waqf practice conducted by ACT, Global Wakaf, and Dompet Dhuafa has fulfilled the principle of supervision set out in waqf core principle with internal supervision (Shariah Supervisory Board and Internal auditor) and external (BWI and Public Accounting Firm), (5) SWOT results show that ACT, Global Wakaf, and Dompet Dhuafa need to maintain strategies that have been carried out based on their potential (extensive network, has many branches throughout Indonesia) and created new strategies to minimize weaknesses (equalization of programs in each branch, human resources) and threats (business risk from productive waqf) in the practice of managing and reporting productive waqf, and (6) Waqf education process by ACT, Global Wakaf, and Dompet Dhuafa to the community is through social media, waqf classes via online and offline (seminars), as well as through printing media. The results of this study imply that waqf organization still need to improve the quality of their operation in management, reporting and supervision in order to make implementation of productive waqf become more efficient and effective.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save