Home
Login.
Artikelilmiahs
30426
Update
DINA HILLERRY
NIM
Judul Artikel
VARIASI MORFOLOGI JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DI PURWOKERTO DAN SEKITARNYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan tanaman yang tersebar di daerah tropis termasuk di Indonesia. Produksi buahnya dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan antioksidan dengan kandungan vitamin C. Jambu biji memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi pada variasi daun, batang, biji, bunga, dan buah. Pengetahuan akan keanekaragaman tanaman di tingkat spesies sangat penting sebagai dasar untuk menggali fungsi dan potensi spesies tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi jambu biji dan hubungan kemiripannya di Purwokerto sekitarnya. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel dikoleksi dari daerah Grendeng, Sumbang, dan Pabuaran. Variabel yang diamati adalah karakter morfologi dengan organ pengamatan meliputi: pohon, batang, daun, dan buah. Variasi morfologi antara berbagai kultivar jambu biji dianalisis secara deskriptif. Hubungan kemiripannya dianalisis dengan metode Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean (UPGMA). Berdasarkan hasil pengamatan terdapat tujuh kultivar jambu biji yang tersebar di Purwokerto dan sekitarnya. Ketujuh kultivar tersebut adalah Psidium guajava ‘Merah’ , P. guajava ‘Putih’, P. guajava ‘Kristal Merah’, P. guajava ‘Kristal Putih’, P. guajava ‘Getas’, P. guajava ‘Bangkok’, dan P. guajava ‘Australi’. Hasil fenogram hubungan kemiripan menunjukkan ketujuh kultivar tersebut membentuk dua grup utama. Kultivar yang memiliki hubungan kemiripan tertinggi adalah kultivar Kristal Putih dan Bangkok dengan indeks disimilaritas 0,333. Kultivar yang memiliki hubungan kemiripan terjauh adalah kultivar Kristal Merah dan Getas serta Merah dengan indeks disimilaritas 0,917. Kata Kunci: hubungan kemiripan; keanekaragaman jambu biji; variasi morfologi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abstract The common guava Psidium guajava L. is a tropical plant species distributed across tropical areas, including Indonesia. Its fruit widely consumed, containing antioxidant and vitamin C. The species has high variety, emerging from its leaf, tree trunk, seed, flower and fruit characteristic. This knowledge is in demand for potential exploration of the common guava. Two objectives were defined for this study. Firstly, it was to define morphological variation of the common guava P. guajava L. Secondly, it was to determine similarity and its relationship among the cultivars. This study conducted purposive sampling method to collect the samples. Samples were collected in Sumbang, Grendeng, and Pabuaran. Variabels such as morphological characteristic in the species tree, tree trunk, leaf, and fruit. The morphological variation was described descriptively. The relationship among the cultivars similarity was analyzed using Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean (UPGMA) method. The result revealed that there are seven cultivars of the common guava P. guajava L. in Purwokerto area. Those cultivars are Psidium guajava ‘Merah’ , P. guajava ‘Putih’, P. guajava ‘Kristal Merah’, P. guajava ‘Kristal Putih’, P. guajava ‘Getas’, P. guajava ‘Bangkok’, dan P. guajava ‘Australi’. The similarity phenogram showed that the seven cultivars categorized into two main clusters. The Kristal Putih and Bangkok has the highest similarity, supported by its dissimilarity index of 0,333. The Kristal Merah is the least similar with the rest of the cultivars, especially with Getas and Merah, with dissimilarity index of 0,917. Key words: Common guava diversity; morphological variation; similarity relationship.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save