Home
Login.
Artikelilmiahs
30370
Update
NURUSSABTI FITRIANI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMBERIAN PROMOSI KESEHATAN MENGENAI ANTIBIOTIK TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA NON KESEHATAN DI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Pemberian edukasi mengenai antibiotik di kalangan masyarakat dapat mengatasi masalah resistensi karena penggunaan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi kesehatan mengenai antibiotik terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa non kesehatan di Universitas Jenderal Soedirman. Metodologi: Penelitian ini menggunakan two group pretest-postest, dengan 34 orang kelompok intervensi dan 38 orang kelompok kontrol. Intervensi promosi kesehatan meliputi pemberian e-booklet, video, dan infografis selama periode waktu 4 minggu. Analisis data untuk mengetahui perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol menggunakan uji mann whitney untuk pengetahuan, dan independent sample t-test untuk sikap dan perilaku. Untuk mengetahui adanya peningkatan pada kelompok intervensi menggunakan uji Wilcoxon untuk pengetahuan dan paired sample t-test untuk sikap dan perilaku. Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan pengetahuan (p-value 0,026), dan tidak ada perbedaan sikap dan perilaku (p-value 0,199) sebelum pemberian promosi kesehatan. Setelah pemberian promosi kesehatan terdapat perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku (p-value 0,000) antara kelompok kontrol dan intervensi. Promosi kesehatan juga terbukti dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku (p-value 0,000) pada kelompok intervensi. Kesimpulan: Promosi kesehatan mengenai antibiotik efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa non kesehatan di Universitas Jenderal Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Giving education about antibiotics in the society can overcome the problem of antibiotics resistance due to improper use. This study aims to determine the effect of providing health promotion about antibiotics to knowledge, attitude, and behavior of non-health students at Jenderal Soedirman University. Methods: This study used two group pretest-posttest, with 34 people in the intervention group and 38 people in the control group. The interventions of health promotion are e-booklets, videos, and infographics over a 4 week period. Data analysis to determine the difference between the intervention and control groups used the Mann Whitney test for knowledge, and the independent sample t-test for attitudes and behavior. To determine an increase in the intervention group used the Wilcoxon test for knowledge and paired sample t-test for attitudes and behavior. Results: There was a difference in knowledge (p-value 0.026), and there was no difference in attitude and behavior (p-value 0.199) before giving health promotion. After giving health promotion there were differences in knowledge, attitude, and behavior (p- value 0.000) between the control and intervention groups. Health promotion has also been shown to increase respondents' knowledge, attitudes and behavior (p-value 0,000) in the intervention group before and after being given health promotion. Conclusion: Health promotion regarding antibiotics is effective in increasing the knowledge, attitudes, and behavior of non-health students at Jenderal Soedirman University.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save