Home
Login.
Artikelilmiahs
30205
Update
RECKSA LUKMANULHAKIM
NIM
Judul Artikel
Inovasi Desa dalam Pengelolaan Sampah (Studi Kasus BUMDes Rempoah Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemerintah Kabupaten Banyumas menyerukan darurat sampah dan mengeluarkann Surat Edaran Nomor 660.1/7776/2018 tentang Pengelolaan Sampah. Sehubungan dengan penetapan kebijakan tersebut setiap desa mengharuskan untuk mengelola samphahnya masing-masing, termasuk desa Rempoah yang terkena dampak tersebut dan melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah. Inovasi tersebut dikaji proses inovasi yang dilakukan oleh desa Rempoah. Kajian tentang inovasi desa dalam pengelolaan sampah di desa Rempoah berdasarkan kerangka inovasi dalam organisasi sektor publik yang meliputi inonvation activity; innovation capability; impact for performance; wider sector conditions for innovation. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pemilihan informan menggunakan pusposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan metode analisis interaktif. Validitas data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dilihat dari aspek: 1) Innovation Activity bahwa inovasi ini berasal dari ide gagasan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yaitu tentang sampah karena pada saat itu ada seruan darurat sampah di kabupaten Banyumas. 2) Innovation Capability bahwa kapasitas inovasi dapat dilihat dari sub aspek manajemen inovasi dalam pelaksanaan inovasi pengelolaan sampah yang dilakukan desa Rempoah. 3) Impact bahwa dampak dari inovasi terlihat dalam penumpukan sampah yang tidak terjadi lagi semenjak adanya inovasi. 4) Wider Sector Conditions for Innovation bahwa inovasi dapat berjalan sesuai tujuan dengan adanya dukungan dan peran dari kepemimpian dan koordinasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Banyumas Regency Government has called for a waste emergency and issued a Circular Letter Number 660.1 / 7776/2018 concerning Waste Management. In connection with the stipulation of this policy, each village requires to manage its own waste, including the affected Rempoah village and to innovate in waste management. This innovation is examined by the innovation process carried out by the village of Rempoah. Study on village innovation in waste management in Rempoah village based on an innovation framework in public sector organizations which includes inonvation activities; innovation capability; impact for performance; wider sector conditions for innovation. The research method used is descriptive qualitative. Selection of informants using purposive sampling. Collecting data through in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis method used was interactive analysis method. The data validity used data triangulation. The results of the study can be concluded that from the aspects of: 1) Innovation Activity, this innovation comes from the idea of solving a problem, namely about waste because at that time there was a garbage emergency call in Banyumas district. 2) Innovation Capability, that innovation capacity can be seen from the sub-aspects of innovation management in implementing innovation in waste management by the village of Rempoah. 3) The impact that the impact of innovation is seen in the accumulation of waste which has not happened since the innovation. 4) Wider Sector Conditions for Innovation that innovation can run according to goals with the support and role of leadership and coordination.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save