Home
Login.
Artikelilmiahs
30197
Update
MUFFLIHA NURHAITAMI
NIM
Judul Artikel
Pendidikan Seksualitas Dalam Keluarga (Komunikasi Antarpribadi Orang Tua Bekerja Dengan Remajanya Dalam Mencegah Perilaku Seksual Pranikah)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAKSI Perilaku seksual Pranikah pada remaja merupakan suatu fenomena yang semakin ramai terdengar di kalangan masyarakat salah satunya terjadi di Indonesia. Penelitian ini berusaha untuk menganalisa bagaimana pemaknaan remaja terhadap informasi pendidikan seksual yang telah diberikan orang tuanya dapat diterima, dipahami serta diterapkan oleh anak guna berupaya untuk mencegah adanya perilaku seksual pranikah agar tidak terjadi timbulnya penyimpangan sosial yang ramai terjadi dan hambatan proses komunikasi di dalamnya. Dalam menganalisa suatu makna informasi Pendidikan seksual peneliti menggunakan Teori Manajemen Koordinasi makna yang dikemukakan oleh Pearce Barnett dan Vernon yang dicetuskan tahun 1978. Bahwa makna dari komunikasi yang dibentuk akan menciptakan suatu kesamaan dan pemahaman dari pelaku komunikasi. Peneliti berpacu pada 3 konsep yaitu Manajemen, Koordinasi dan Makna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini dilakukan pada empat keluarga yang terdiri dari empat orang tua dan empat anak remajanya dengan rentang usia 13-18 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak remaja secara garis besar dapat menerima baik informasi tentang Pendidikan seksual dari orang tuanya masing-masing, dari seluruh informan orang tua maupun anak remaja secara konsisten menempati posisi aturan serta makna. Setiap orang tua memiliki strategi komunikasi yang berbeda untuk melakukan pendekatan pada anaknya yang menjadikan anak lebih terbuka dalam melakukan segala penyampaiannya yang mereka ingin katakan kepada orang tuanya. Keterbukaan informasi yang terjadi pada remaja terhadap orang tuanya jika berkaitan dengan Pendidikan seksual sebagian besar dilakukan secara terbuka dan tidak ada yang tertutup pada orang tua mereka.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Premarital sexual behaviors in adolescents is a phenomenon that is increasingly heard among the public, these behaviors happened in Indonesia. This study seeks to analyze adolescents' use of sexual education information from their parents that can be acceptable, understandable and implemented by their children to prevent prenuptial sexual behaviour until there is no social deviation and communications barriers between them. In analyzing the meaning of sexual education information, researchers used pearce barnett and Vernon's 1978 Theory of Coordinating Management. the meaning of the established communication will create a commonality and understanding of the perpetrator of communication. Researchers raced on 3 concepts namely Management, Coordination and Meaning. This study used a qualitative method. The data collection method was carried out by in-depth interviews, and the informant selection technique used purposive sampling. The informants in this study were conducted on four families consisting of four parents and four teenagers aged 13-18 years. The conclusion of this study shows that adolescents can generally receive good information about sexual education from their respective parents, all parents and adolescent informants consistently occupy positions of rules and meaning. it can be seen that each parent has a different communication strategy to approach their children which makes children more open minded to do everything they want. to. When it comes to sexual education, the communication between adolescents and their parents is done more openly rather than closed communication.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save