Home
Login.
Artikelilmiahs
30160
Update
UMMU NUR AFIFAH
NIM
Judul Artikel
Menerjemahkan Teks Deskripsi pada Ruang Koleksi Kasau dan Kotama dan Ruang Diorama di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala atau biasa disebut Museum Dirgantara terletak di Yogyakarta. Pengunjung Museum Dirgantara tidak hanya wisatawan domestik tetapi juga wisatawan asing. Teks deskripsi yang terdapat di museum ini tersedia dalam Bahasa Indonesia dan hanya beberapa yang telah tersedia dalam Bahasa Inggris. Maka dari itu, tujuan dari praktik kerja ini adalah untuk menerjemahkan teks deskripsi yang terdapat di Museum Dirgantara ke dalam Bahasa Inggris. Praktik kerja ini dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2020 - 27 Februari 2020 di Museum Dirgantara. Terdapat empat tahap dalam menerjemahkan teks deskripsi ini. Tahap-tahapnya yaitu: menganalisis, mentransfer, merestrukturisasi, serta mengevaluasi dan merevisi. Dalam proses menerjemahkan terdapat beberapa kesulitan, seperti terbatasnya penguasaan akan bahasa sumber dan bahasa sasaran terutama mengenai sejarah Angkatan Udara Indonesia, kesulitan mencari padanan untuk singkatan dan akronim, dan kurangnya wawasan mengenai istilah budaya. Untuk mengatasi kesulitan-kesulitan itu, penulis membaca buku mengenai sejarah Angkatan Udara Indonesia, mencari di internet kata apa yang paling lazim digunakan, dan menambah wawasan dari media cetak serta elektronik baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Central Museum of Indonesian Air Forces "Dirgantara Mandala" or commonly called Dirgantara Museum is located in Yogyakarta. The visitors of Dirgantara Museum not only domestic tourists but also foreign tourists. The description text in the museum is provided in Indonesian, and only a few have been provided in English. Therefore, the purpose of the job training is to translate the description text of Dirgantara Museum into English. The job training was held on 27th January 2020 - 27th February 2020 in Dirgantara Museum. There are four stages in translating the description text. The stages are: analyzing, transferring, restructuring, and the last is evaluating and revising. In the translating process there are some difficulties, such as limited mastery of source language and target language especially the history of Indonesian Air Force, difficulty in finding equivalent of abbreviations and acronyms, and lack of insight in the term culture. To overcome the difficulties, the writer reads a book about the history of Indonesian Air Force, search for the most commonly used words on the internet, and increase insight from print and electronic media in both Indonesian and English.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save