Home
Login.
Artikelilmiahs
29966
Update
FRISKA OKTAVIANA PUTRI SETYADHARMA
NIM
Judul Artikel
Resistensi Fanboy K-Pop Menghadapi Stigma Banci di Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Fenomena Korean Wave saat ini merupakan salah satu fenomena populer yang terkenal di seluruh dunia, salah satunya di Indonesia. Fenomena populer Korean Wave ini terdiri dari beberapa budaya-budaya asal Korea Selatan diantaranya yaitu Musik K-Pop. Munculnya budaya musik K-Pop di Indonesia saat ini ternyata memunculkan stereotip atau pelabelan negatif terhadap K-Popers Indonesia. Stereotip yang muncul tersebut menyatakan bahwa fanboy K-Pop adalah banci. Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan bagaimana fanboy K-Pop menghadapi stereotip yang diberikan serta persepsi mengenai makna banci menurut fanboy K-Pop dengan sasaran penelitian fanboy K-Pop di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya beberapa stereotip yang ditujukan kepada K-Popers terutama fanboy K-pop. Antara lain yaitu nge-fans dengan ‘plastik’, dan label banci yang diberikan kepada fanboy K-Pop. Pemberian stereotip banci yang ditujukan kepada fanboy K-Pop ini menimbulkan bentuk perlawanan atau resistensi dari beberapa fanboy K-Pop salah satunya di wilayah Purwokerto karena beberapa dari mereka menolak diberikan stereotip tersebut. Bentuk perlawanan yang dilakukan kebanyakan dilakukan secara tertutup karena saat ini fanboy K-Pop termasuk kedalam kelompok minoritas. Serta adanya beberapa pendapat menurut fanboy K-Pop mengenai makna banci itu sendiri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Korean Wave phenomenon is the one of the most popular that known around the world, especially in Indonesia. The Korean Wave include from several culture that comes from South Korea such as K-Pop Music. Apparently, the emergence of K-Pop music in Indonesia has giving a rise of the stereotype or negative label againts K-Popers Indonesia. This stereotype declares that fanboy K-Pop is a sissy. This research aims for describe how fanboy k-pop faces this kind of stereotype that had given also giving the perception about the meaning of sissy based on fanboy K-Pop side with the target of research is fanboy K-Pop in Purwokerto. This research using a qualitative methods. For data collection methods is done by interview, observation, and documentation. With using interactive data analysis. The result of this research is the existence of several stereotype that had given into K-Popers especially fanboy K-Pop. Such as fans with ‘plastic’, and sissy label that given to fanboy K-Pop. This sissy stereotypethat had given raises resistance from several K-Pop especially in Purwokerto because several of them refused to given such stereotype. The form of resistance that is carried out mostly done in sealed because until today fanboy K-Pop is included as a minority. Also there are several argument from fanboy K-Pop about this kind of sissy word.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save