Home
Login.
Artikelilmiahs
29846
Update
DIAKTIVA ASMARANDANI SUGIYANTA
NIM
Judul Artikel
Penerapan Beberapa Jenis Media Tanam dan Nutrisi Hidroponik pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan jenis media tanam yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah yang dibudidayakan dengan hidroponik sistem sumbu, 2) menentukan jenis larutan hara yang paling tepat untuk pertumbuhan bawang merah secara hidroponik sistem sumbu, 3) mengetahui pengaruh interaksi antara media tanam dan jenis larutan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman bawang secara hidroponik sistem sumbu. Penelitian ini dilaksanakan bulan Februari hingga Mei 2020 di screenhouse Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan jenis media tanam (pasir, pasir+arang sekam, dan pasir+serbuk gergaji) dan jenis larutan nutrisi (AB Mix, POC urin kelinci, POC kascing) sebagai faktor yang diuji. Terdapat 9 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, volume akar, total panjang akar, bobot segar tanaman rumpun-1, jumlah umbi rumpun-1, dan bobot umbi kering rumpun-1. Analisis data menggunakan uji F dilanjutkan dengan DMRT pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penggunaan media tanam pasir dan pasir+arang sekam lebih baik daripada media tanam pasir+serbuk gergaji pada variabel tinggi tanaman, 2) penggunaan larutan nutrisi AB Mix atau POC urin kelinci lebih baik daripada larutan nutrisi kascing pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, volume akar, total panjang akar, bobot segar tanaman rumpun-1, jumlah umbi rumpun-1, serta bobot umbi kering rumpun-1, 3) Kombinasi media tanam pasir dan larutan AB Mix memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman bawang merah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to 1) determine the right type of planting media for the growth and yield of shallots cultivated with a wick hydroponic system, 2) determine the type of nutrient solution that is most appropriate for the growth of shallots an a wick hydroponic system, 3) knowing the interaction between planting media and types of nutrient solutions for the growth of shallot plants an a wick hydroponic system. This research was conducted from February to May 2020 in the screenhouse of Ledug Village, Kembaran District, Banyumas Regency. The research was conducted based on Randomized Block Design (RBD) with the type of planting media (sand, sand + husk charcoal, and sand + sawdust) and type of nutritional solution (AB Mix, fermented urine rabbit, and fermente vermicompost) as factors tested. There are 9 combinations of treatments and repeated 3 times. Observed variables were high of plant, number of leaves, number of tillers, volume of roots, total length of roots, fresh weight of plant in one cluster, number of bulbs in one cluster, and dry weight of bulbs in one cluster. The data were analyzed using the F test, followed by DMRT at an error rate of 5%. The results showed that 1) the use of sand and sand+husk charcoal planting media is better than sand+sawdust planting media on high plants, 2) the use of AB Mix or fermented rabbit urine solution is better than the solution of fermented vermicompost on high of plants, number of leaves, number of tillers, volume of roots, total length of roots, fresh weight of plant clump-1, number of bulbs clump-1, and dry weight of bulbs clump-1, 3) The combination of sand planting media and AB Mix solution gives the best influence on the high growth of shallot plants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save