Home
Login.
Artikelilmiahs
29686
Update
DESTRY AULIA
NIM
Judul Artikel
PENYELESAIAN PERMASALAHAN MULTIOBJECTIVE FLOWSHOP SCHEDULING DENGAN ALGORITMA SIMA (STUDI KASUS : IKM KNALPOT MMS K4471NE PURBALINGGA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Purbalingga yang merupakan suatu kabupaten yang diakui memiliki industri unggulan berupa knalpot. Salah satu IKM knalpot yang cukup dikenal masyarakat banyak yaitu IKM Knalpot MMS-K4471NE. Dalam IKM ini terdapat beberapa masalah yang terjadi salah satunya adalah keluhan konsumen mengenai waktu penyelesaian pesanan yang cukup lama. Ini menandakan bahwa penjadwalan yang sekarang diterapkan oleh pihak IKM masih belum baik. Pada umumnya penjadwalan hanya mempertimbangkan pada minimasi waktu makespan. Namun saat ini penjadwalan juga dapat dimodifikasi sehingga dapat meminimasi biaya yang dikeluarkan dan juga minimasi dampak terhadap lingkungan. Dalam penelitian ini mengacu pada 4 pertimbangan untuk menentukan penjadwalan terbaik untuk IKM. Pertimbangan tersebut adalah minimasi waktu makespan, biaya inventory, biaya kirim dan emisi gas buang kendaraan. Berdasarkan hasil simulasi, algoritma SIMA menghasilkan penjadwalan dengan 4 pertimbangan dengan urutan job yaitu job 6 – 13 – 29 – 3 – 43 – 11 – 47 – 39 – 19 – 42 – 35 – 18 – 38 – 17 – 4 – 21 – 27 – 23 – 15 – 22 – 44 – 37 – 1 – 30 – 33 – 16 – 7 – 31 – 41 – 36 – 24 – 49 – 5 – 20 – 40 – 32 – 10 – 9 – 34 – 26 – 28 – 12 – 2 – 14 – 46 – 48 – 25 – 45 – 8 dengan nilai untuk makespan adalah 62.076 detik, biaya inventory adalah Rp 0, biaya kirim adalah Rp 14.655.000, dan total emisi gas buang kendaraan 261.970 gr/km.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Purbalingga Regency, which is a district that is recognized as having a leading industry in the form of muffler. One of the muffler SMEs that is well known to the public is SME Muffler MMS-K4471NE. In this SME there are several problems that occur, one of which is consumer complaints about the long time to complete orders. This indicates that the scheduling currently implemented by the SME is still not good. In general, scheduling only considers minimizing the makespan time. However, currently scheduling can also be modified so as to minimize costs and also minimize the impact on the environment. In this study, it refers to 4 considerations to determine the best scheduling for SME. These considerations are minimizing makespan time, inventory costs, shipping costs and vehicle exhaust emissions. Based on the simulation results, the SIMA algorithm produces scheduling with 4 considerations with job sequences, 6 – 13 – 29 – 3 – 43 – 11 – 47 – 39 – 19 – 42 – 35 – 18 – 38 – 17 – 4 – 21 – 27 – 23 – 15 – 22 – 44 – 37 – 1 – 30 – 33 – 16 – 7 – 31 – 41 – 36 – 24 – 49 – 5 – 20 – 40 – 32 – 10 – 9 – 34 – 26 – 28 – 12 – 2 – 14 – 46 – 48 – 25 – 45 – 8 with a value of makespan 62.076 seconds, inventory costs IDR 0, shipping costs IDR 14.655.000, and total vehicle exhaust emissions 261.970 gr / km .
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save