Home
Login.
Artikelilmiahs
29682
Update
MAULIANA SEKAR PRASTIWI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN ORAL HYGIENE LANSIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Lansia mengalami penurunan kemampuan kognitif, motoric dan sensoriknya yang dapat memengaruhi pengetahuan, sikap dan tindakan oral hygiene lansia. Maka dari itu lansia memerlukan dukungan yang optimal dari dari orang terdekat yaitu keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pengetahuan, sikap dan tindakan oral hygiene lansia. Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling pada lansia di Dusun Blater Desa Pucang Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Uji analisis yang digunakan adalah Somers’d. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner berisi pertanyaan dan pernyataan mengenai dukungan keluarga, pengetahuan, sikap dan tindakan oral hygiene. Hasil penelitian: Responden yang diteliti berjumlah 65 orang. Sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori sedang (81,5%), Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan oral hygiene pada kategori sedang (80%), sikap oral hygiene pada kategori baik (72,3%) dan tindakan oral hygiene pada kategori sedang (63,1%). Hasil uji Somers’d antara dukungan keluarga dengan pengetahuan menunjukkan nilai p=0,021 (p<0,05), dukungan keluarga dengan sikap menunjukkan nilai p= 0,036 (p<0,05) dan dukungan keluarga dengan tindakan menunjukkan nilai p=0,018 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan, sikap dan tindakan mengenai oral hygiene. Semakin baik dukungan keluarga yang diberikan semakin baik pula tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan mengenai oral hygiene pada lansia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The elderly have decreased cognitive, motoric and sensory abilities which can affect the knowledge, attitudes and oral hygiene practices of the elderly. Therefore, the elderly need optimal support from the closest people, namely their families. This study aims to determine the relationship between family support and knowledge, attitudes and action of oral hygiene in the elderly. Method: The type of this research is correlational with a cross sectional research design. The sampling technique used purposive sampling to elderly people in Dusun Blater, Desa Pucang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara. The data were analysed with Somers’d test. The instrument used was a questionnaire containing questions and statements regarding family support, knowledge, attitudes and oral hygiene practices. Results: The number of respondents studied was 65 people. Most of the respondents get family support in the moderate category (81.5%), most of the respondents have a level of knowledge of oral hygiene in the medium category (80%), oral hygiene attitudes are in the good category (72.3%) and oral hygiene’s actions in moderate category (63.1%). The Somers'd test results between family support and knowledge show p value = 0.021 (p<0.05), family support with attitude shows p value = 0.036 (p<0.05) and family support with action shows p = 0.018 (p<0.05). Conclusion: There is a significant relationship between family support and knowledge, attitudes and actions regarding oral hygiene. The better the family support provided, the better the level of knowledge, attitudes and actions regarding oral hygiene in the elderly
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save