Home
Login.
Artikelilmiahs
29654
Update
RAIHAN
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH PADA PEMBUATAN JALUR KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG KM 96+500-KM 97 KECAMATAN CIKALONG WETAN KABUPATEN BANDUNG BARAT, JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sebagai Negara yang masih terus membangun Pemerintah Indonesia terus melakukan pembangunan infrastruktur, salah satunya adalah pembangunan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung. Banyak kajian teknis yang perlu dilakukan terhadap pelaksanaannya. Salah satu yang perlu dikaji dalam bidang geoteknik nilai daya dukung tanah subgrade. Penelitian meliputi keteknikan tanah dan aspek geologi di daerah Mandalasari, Cikalong Wetan, Bandung Barat. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah subgrade yang dipersyaratkan. Hal tersebut menuntut penulis mengkaji keadaan geologi dan sifat tanah dasar di sekitar pembangunan jalur rel cepat tersebut berada di koordinat 761620mE - 772680mE dan 9255096mS - 9246796mS. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis dari sifat keteknikan tanah yang meliputi Kadar air tanah, Berat jenis tanah, Batas Atterberg, dan Direct shear kemudian untuk mendapatkan nilai daya dukung tanahnya menggunakan metode Terzaghi. Adapun hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pada daerah tersebut litologi yang mendominasi adalah breksi vulkanik dan perselingan batupasir-batulempung. Proses pengendapan berlangsung berkisar dari kala Miosen Atas menuju plistosen dan diikuti proses-proses geologi higga saat ini yang membentuk morfologi seperti sekarang yang berupa satuan Punggungan sinklin ciawi, dan satuan Punggungan aliran Piroklastik Mandalasari. Dengan analisis menggunakan teori Terzaghi (1943) didapatkan kapasitas dukung tanah pada lokasi pembangunan kereta cepat jakarta-Bandung KM 96 + 500 –KM 97 pada masing – masing Bore hole 1 (72,53 kN/m2) dan (156,756 kN/m2) ; Bore Hole 2 (373,33 kN/m2) dan (140,692 kN/m2) , Bore Hole 3 371,288 kN/m2 dan 208,922 kN/m2 ; Bore Hole 4 203,9434 kN/m2 dan 659,957 kN/m Dari karakteristik geologi tersebut dapat dikorelasikan dengan analisis kapasitas dukung tanah terhadap pembuatan jalur cepat Jakarta-Bandung KM96+500 -KM97 di daerah Cikalong wetan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
As a country that continues to develop the Government of Indonesia continues to develop infrastructure, one of which is the construction of the Jakarta-Bandung high-speed rail line. Many technical studies need to be carried out on the implementation. One that needs to be studied in the field of geotechnics is the carrying capacity of subgrade soils. The research included soil engineering and geological aspects in Mandalasari village, Cikalong Wetan, West Bandung. This research was conducted to obtain the required carrying capacity of the subgrade land. This requires the author to examine the geological conditions and the nature of the subgrade around the construction of the fast track is at coordinates 761620mE - 772680mE and 9255096mS - 9246796mS. The method used is to analyze the nature of soil engineering which includes soil density, Atterberg Limit, and Direct Shear then to get the carrying capacity of the soil using the Terzaghi method. The results of this study found that in the area the predominant lithology was volcanic breccia and interlocking sandstone. The process of deposition took place ranging from the Upper Miocene to the plistocene and was followed by the current geological processes that formed the morphology of the present form of the ciawi syncline ridge unit, and the Mandalasari volcano foot unit. With analysis using the theory of Terzaghi (1943), the carrying capacity of the land at the Jakarta-Bandung fast train construction site KM 96 + 500 -KM 97 on each Bore hole 1 (72.53 kN / m2) and (156,756 kN / m2); Bore Hole 2 (373.33 kN / m2) and (140,692 kN / m2), Bore Hole 3 371,288 kN / m2 and 208,922 kN / m2; Bore Hole 4 203,9434 kN / m2 and 659,957 kN / m. From these geological characteristics, it can be correlated with an analysis of the carrying capacity of the land to the Jakarta-Bandung KM 96 + 500 -KM 97 fast lane in the Cikalong wetan area.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save