Home
Login.
Artikelilmiahs
29554
Update
MERDEKA KUSUMA HAYAT
NIM
Judul Artikel
MAKNA JAMU SEBAGAI WARISAN BUDAYA DALAM TRADISI PEMANFAATANNYA PADA MASYARAKAT DESA KALIURIP KECAMATAN PURWOJATI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pewarisan budaya jamu dalam tradisi pemanfaatannya pada masyarakat Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas, sehingga para pelaku mampu melestarikan tradisi pemanfaatan jamu, dan bagaimana pemaknaan jamu oleh para pelaku tradisi pemanfaatannya pada masyarakat Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas, sehingga para pelaku menciptakan realitas sosial melalui komunikasi yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena prosedur penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dan perilaku yang diamati dari pelaku tradisi pemanfaatan jamu. Dengan sifat penelitian deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk membuat deskripsi yang sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta dan karakteristik pelaku tradisi pemanfaatan jamu pada masyarakat Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas. Untuk mendapatkan informasi dan data yang akurat, dalam penelitian ini wawancara dilakukan dengan pihak-pihak yang terkait dengan tradisi pemanfaatan jamu di Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas. Konstruksi Realitas Sosial (Social Construction of Reality) dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana pemaknaan jamu oleh para pelaku tradisi pemanfaatannya, sehingga para pelaku menciptakan realitas sosial melalui komunikasi yang dilakukan. Dan Internalisasi Budaya (Cultural Internalization) dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pewarisan budaya jamu dalam tradisi pemanfaatannya di Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas, sehingga para pelaku mampu melestarikan tradisi pemanfaatan jamu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine how the meaning of herbal medicine by the practitioners of its utilization tradition so that the actors create social reality through communication, and how the process of cultural inheritance of herbal medicine in its utilization tradition in Kaliurip Village, Purwojati District, Banyumas Regency, so that the actors are able to preserve the tradition of herbal medicine utilization. This study uses a qualitative approach, because this research procedure produces descriptive data in the form of written or oral words and behavior observed from the perpetrators of the utilization of herbal medicine traditions. With the nature of descriptive research, this study aims to make a systematic, factual, and accurate description of the facts and characteristics of the perpetrators of the use of traditional herbal medicine in Kaliurip Village, Purwojati District, Banyumas Regency. To obtain accurate information and data, in this study interviews were conducted with parties related to the tradition of herbal medicine utilization in Kaliurip Village, Purwojati District, Banyumas Regency. The Social Construction of Reality in this study is used to describe how the meaning of herbal medicine by the practitioners of its utilization tradition, so that the actors create social reality through communication. And Cultural Internalization in this study is used to describe how the process of cultural inheritance of herbal medicine in its utilization tradition in Kaliurip Village, Purwojati District, Banyumas Regency, so that the actors are able to preserve the tradition of herbal medicine utilization.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save