Home
Login.
Artikelilmiahs
29538
Update
YULIANTO FAIZ SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH INDUSTRI, DAN KONVERSI LAHAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN Di KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2006-2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ketahanan pangan menjadi isu penting di berbagai dunia. Setiap negara berupaya menjaga kestabilan pangannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh jumlah penduduk, jumlah industri, dan konversi lahan terhadap ketahanan pangan di tingkat kabupaten. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder dengan teknik pengumpulan databerupa tinjauan dokumen seperti catatan publik atau resmi suatu lembaga negara. Hasil penelitian diperoleh dengan analisis regresi linear berganda,menunjukkan bahwa : (1) Jumlah Penduduk secara statistik berpengaruh positif signifikan dan mampu menaikan ketahanan pangan sebesar 0,209 ton padi, dengan nilai t hitung6,497. (2) Jumlah Industri secara statistik berpengaruh negatif siginifikan dan mampu menurunkan ketahanan pangan sebesar -0,247 ton padi, dengan nilai t hitung -2,931 . (3) Konversi Lahan secara statistik berpengaruh negatif signifikan dan mampu menurunkan ketahanan pangan sebesar -0,022 ton Padi, dengan nilai t hitung -2,400. Implikasi dari hasil di atas yaitu, tetap mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan pengelolaan sumber daya manusia di Kabupaten Purbalingga, mengontrol industri dengan mempertimbangkan investor, dan memperbaiki kebijakan penggunaan lahan khususnya penataan ruang pertanian sesuai undang – undang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Food security is an important issue in various countries. Every country strives to maintain a food stability. This study aims to determine the effect of population, industry, and land conversion on food security in the district level. The type of data used is secondary data with data collection techniques in the form of reviewing documents such as public or official records of a state institution. The results obtained by multiple linear regret analysis : showed (1) Total population was statistically significant and able to increase food security by 0.209 tons of rice, with a value of t count 6.497. (2) Statistically, the number of industries has a significant negative effect and can reduce food security by -0.247 tons of rice, with a t-count value of -2.931. (3) Land conversion has a significant negative effect and is able to reduce food security by -0.022 tons of rice, with a value of it t count -2.400. The implications of the above results are that of spatial controlling population growth and managing human resources in Purbalingga Regency, controlling the number of industries by considering investors, and improving land use policies, especially agricultural spatial planning in accordance with the Regional Spatial Planning (RTRW) law.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save