Home
Login.
Artikelilmiahs
29537
Update
JIHAN LAILATUS SHOBAH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ASUPAN LEMAK, ASUPAN SERAT, DAN OBESITAS SENTRAL DENGAN KADAR TRIGLISERIDA PADA PEGAWAI REKTORAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Hipertrigliseridemia masih menjadi masalah kesehatan di kalangan masyarakat terutama pada pegawai kantor. Tingginya prevalensi hipertrigliseridemia pada pegawai kantor dapat disebabkan oleh lingkungan kerja yang mempengaruhi perilaku diet sehari-hari. Hipertrigliseridemia dapat menjadi faktor pencetus penyakit kardiovaskuler yaitu terjadinya aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan lemak, asupan serat dan obesitas sentral dengan kadar trigliserida pada pegawai rektorat Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Metodologi: Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode crossectional. Sampel penelitian adalah pegawai rektorat di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Sampel penelitian terdiri dari 80 responden yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Data asupan lemak dan serat dikumpulkan dengan metode food recall 2x24 jam, obesitas sentral dengan pengukuran lingkar perut dan data kadar trigliserida dengan pemeriksaan laboratorium. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil Penelitian: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak dengan kadar trigliserida (p= 0,086; p>0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan serat dengan kadar trigliserida (p= 0,141; p>0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas sentral dengan kadar trigliserida (p=0,001; p<0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara asupan lemak dan asupan serat dengan kadar trigliserida. Terdapat hubungan antara obesitas sentral dengan kadar trigliserida.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background. Hypertrigliceridemia still remains a public health concern mainly in office workers. The high prevalence of hypertriglyceridemia in employees can be caused by the work environment that affects daily dietary behavior. Hypertrigliceridemia can be a factor behind cardiovascular disease resulting in atherosclerosis. The study aims to find out the relationship among lipid intake, fiber intake and obesity central to triglycerides in the head official employee of Jenderal Soedirman University. Method. This study used secondary data with a cross sectional method. Sample were head official employee of Jenderal Soedirman University. The sample of the study consisted of 80 respondents taken by using total sampling technique. Dietary fat intake and fiber data were collected by interview and using 2x24 hour food recall, central obesity with abdominal circumference measurements and triglyceride levels data with laboratory tests. Data were analyzed using rank spearman correlation test. Result. There was no association between fat intake with triglyceride levels (p= 0,086; p>0,05). There was no association between fIber intake with triglyceride levels (p= 0,141; p>0,05). There was an association between central obesity with triglyceride levels (p=0,001; p<0,05). Conclusions. There was no association between fat intake and fiber with triglyceride levels. There was an association between central obesity with triglyceride levels.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save