Home
Login.
Artikelilmiahs
29465
Update
MUHAMMAD FAUZI RAMADHANI
NIM
Judul Artikel
PERTUMBUHAN TANAMAN PARE (Momordica charantia L.) PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gradien ketinggian tempat sebagai gambaran dari perubahan iklim terhadap pertumbuhan tanaman pare dan mengetahui ketinggian tempat yang optimal bagi pertumbuhan tanaman pare. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan ketiggian tempat yaitu ketinggian tempat 50 mdpl, 200 mdpl, 400 mdpl, 600 mdpl, 800 mdpl, dan 1.100 mdpl. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter tanaman yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun, jumlah bunga, dan jumlah buah. Parameter lingkungan yang diamati adalah intensitas cahaya matahari, suhu udara, dan kelembaban udara. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA pada taraf kepercayaan 95%, hasil pengujian ANOVA yang didapatkan menunjukkan berbeda nyata sehingga dilakukan uji lanjut dengan uji HSD–Tukey pada taraf 5%. Keeratan hubungan antara ketinggian tempat dengan pertumbuhan pare dianalisis menggunakan model regresi linear dan dibandingkan dengan model regresi kuadratik dan kubik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian tempat sangat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga dan jumlah buah. Ketinggian tempat yang paling optimum untuk pertumbuhan tanaman pare yaitu pada ketinggian 1100 mdpl.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the effect of elevation gradient as an illustration of climate change for the growth of bitter melon and to determine the optimal altitude for bitter melon plant growth. This research was compiled using a Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments, namely altitude 50 m asl, 200 m asl, 400 m asl, 600 m asl, 800 m asl, and 1,100 m asl. Each treatment was repeated 4 times. Plant growth parameters includes plant height, number of leaves, number of flowers, and number of fruits, while the observed environmental parameters were sunlight intensity, air temperature, and humidity. The research data were analyzed by ANOVA at a 95% confidence level, the result from ANOVA analyzed is significantly different, it continues with an HSD-Tukey test at 5% level. The firm correlation between altitude and bitter melon growth was analyzed using linear regression model and it compared with quadratic and cubic regression model. The results showed that the height of the place had a significant effect on plant height, number of leaves, number of flowers, and number of fruits. The optimum height for bitter melon plants is 1100 meters above sea level.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save