Home
Login.
Artikelilmiahs
29463
Update
AISYAH NUR FAUZIAH
NIM
Judul Artikel
ANTIPROLIFERATIVE EFFECT OF ETHANOLIC AND METHANOLIC EXTRACT OF PEGAGAN CENTELLA ASIATICA L. ON BREAST CANCER MCF-7
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kanker payudara adalah salah satu kanker yang paling banyak didiagnosis dan dapat menyebabkan kematian pada wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi tertinggi kedua setelah kanker serviks. Kanker payudara adalah karsinoma yang menyerang jaringan epitel payudara. Penanganan kanker dengan agen kemoterapi masih menjadi pilihan dalam pengobatan kanker. Namun, adanya mekanisme multidrug resistance (MDR) mengakibatkan penurunan efisiensi obat kemoterapi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mencari potensi obat dari bahan alami sebagai agen kemoterapi. Bahan alami tersebut ditargetkan untuk meningkatkan sensitivitas sel kanker dan mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh agen kemoterapi lainnya. Centella asiatica merupakan tumbuhan perdu kecil yang sebagian besar tumbuh di belahan bumi selatan, terkait erat dengan spesies Hidrokotil dan menghasilkan minyak atsiri yang khas, asam asiatik dan asiatikosida yang diketahui memiliki aktivitas antikanker. Penelitian tentang pengaruh tanaman ini terhadap kanker dibatasi. Oleh karena itu penelitian ini akan dilakukan untuk: . 1. Untuk mengetahui konsentrasi efektif (IC50) ekstrak metanol pegagan (pegagan) terhadap sel kanker payudara MCF-7 2. Untuk mengetahui konsentrasi efektif (IC50) ekstrak etanol pegagan (pegagan) pada sel kanker payudara MCF- 7, 3. Untuk mengetahui efek penghambatan proliferasi Ekstrak Methanolik Pegagan (Centella asiatica) terhadap sel kanker payudara MCF-7 dalam inkubasi 0, 24,48,72 jam, 4. Untuk mengetahui penghambatan proliferasi Ekstrak Etanolik Pegagan (Centella). asiatica) pada jalur sel kanker payudara MCF-7 dalam inkubasi 0, 24,48,72 jam Penelitian ini akan dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAK) dengan tiga faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi pegagan yang terdiri dari kontrol, IC12,5, IC25 dan IC50. Faktor kedua adalah waktu inkubasi yang terdiri dari 0, 24, 48 dan 72 jam serta efektifitas ekstrak pelarut antara etanol dan metanol untuk ekstrak tersebut akan diberikan tiga ulangan untuk setiap kombinasi perlakuan. Data akan diuji normalitas menggunakan Kolmogofov-Smirnov dan homogenitas menggunakan uji Levene sebelum Anova. Analisis akan dilanjutkan ke Bonferonni bila Anova menunjukkan p <0,05 .
Abtrak (Bhs. Inggris)
Breast cancer is one of the most diagnosed cancers and can cause death in women throughout the world. In Indonesia, it is the second highest prevalence after cervical cancer. Breast cancer is a carcinoma attacking the breast epithelial tissue. Handling cancer with chemotherapy agents is still an option in cancer treatment. However, the presence of a multidrug resistance (MDR) mechanism results in reduced efficiency of chemotherapy drugs. Some researches had been conducted to search potential remedy of natural ingredients as chemotherapic agents. The natural ingredients is targeted to increase the sensitivity of cancer cells and reduce the side effects caused by other chemotherapy agents. Centella asiatica is a small herbaceous plant predominantly growing in the Southern hemisphere, is closely re- lated to the species of Hydrocotyle and produces a characteristic essential oil,asiatic acid and asiaticocide which are known tho have an anticancer activity. Ressearch on the effect of this plant on cancer is limited. Threrefore this research will be conducted to: 1. To determine the effective concentration (IC50) of methanolic extract of Pegagan (Centella asiatica) on breast cancer cell MCF-7 2.To determine the effective concentration of (IC50) of ethanolic extract of pegagan (Centella asiatica) on breast cancer cell MCF-7, 3. To determine the proliferation inhibition effect of Methanolic Extract of Pegagan (Centella asiatica) on breast cancer cell line MCF-7 in 0,24,48,72 hours incubation, 4. To determine the proliferation inhibition of Ethanolic Extract of Pegagan(Centella asiatica) on Breast cancer cell line MCF-7 in 0,24,48,72 hours incubation. This research will be conducted experimentally using Randomize completely block design (RCBD) with three factors. The first factor is the concentration of Pegagan consisted of control, IC12,5, IC25 and IC50. The second factor is incubation time consisted of 0,24, 48 and 72 hours and the solvent extract effectiveness between ethanol and methanol for the extract Three replicates will be provided for each treatment combination. The data will be tested for normality using Kolmogofov-Smirnov and homogeneity using Levene test prior to Anova. The analysis will be proceed to Bonferonni when Anova showed p<0.05..
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save