Home
Login.
Artikelilmiahs
29455
Update
AGUSTINA NURSANTI
NIM
Judul Artikel
Identifikasi Jamur Patogen dan Tingkat Persentase Penyakit pada Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) di Sentra Tanaman Sayur Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman sayuran daun dari family Compositae (Asteraceae) yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Selada mengandung banyak mineral dan vitamin yang berguna untuk kesehatan. Tanaman selada memiliki daun yang berombak, bergerigi, berwarna hijau segar dan ada juga yang berwarna merah. Terdapat beberapa kendala dalam budidaya tanaman selada diantarnya adalah gangguan hama dan penyakit seperti siput, nematoda, busuk daun, dan busuk akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis jamur patogen penyebab penyakit dan tingkat persentase penyakit pada tanaman Selada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pengambilan sampel yang dilakukan secara purposive random sampling di dua lokasi yang berbeda. Proses identifikasi dilakukan dengan pengamatan secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil pengamatan dideterminasi dengan buku identifikasi dan dilanjutkan dengan uji Postulat Koch. Hasil penelitian di Sentra Tanaman Sayur Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, didapatkan jenis penyakit selada adalah penyakit busuk daun (bottom rot) dan bercak daun. Penyakit busuk daun disebabkan oleh jamur Rhizoctonia sp. dan penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur Nigrospora sp. Penyakit yang paling banyak muncul pada tanaman selada yaitu penyakit busuk daun oleh Rhizoctonia sp. dengan frekuensi kemunculan sebanyak 206 kali dan rata-rata persentase penyakit sebesar 52,79%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Lettuce (Lactuca sativa L.) is a leaf vegetable plant from the Compositae (Asteraceae) family that has high economic value. Lettuce contains many minerals and vitamins that are beneficial for health. Lettuce plants have wavy leaves, jagged, fresh green and some are red. There are several challenges in the cultivation of lettuce among them are pest and disease disorders such as snails, nematodes, leaf rot, and root rot. This study aims to determine the type of pathogenic fungi that cause disease and the percentage of disease in Lettuce in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency. This study uses a survey method with sampling conducted by purposive random sampling in two different locations. The identification process is done by macroscopic and microscopic observations. The observations were determined by the identification book and continued with the Koch Postulate test. The results of research at the Vegetable Plant Center in Serang Village, Karangreja Subdistrict, Purbalingga Regency, obtained the type of lettuce disease is a leaf rot disease (bottom rot) and leaf spot. Leaf rot is caused by the fungus Rhizoctonia sp. and leaf spot disease caused by the fungus Nigrospora sp. The most common disease in lettuce is leaf rot by Rhizoctonia sp. with a frequency of occurrence as much as 206 times and the percentage of disease by 52.82%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save