Home
Login.
Artikelilmiahs
29400
Update
AMALIA PUTRI WIDAYANTI
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK COOKIES BERBASIS TEPUNG KOMPOSIT JAGUNG-ALMOND DENGAN SUPLEMENTASI TEPUNG KACANG HIJAU DAN VARIASI JENIS PEMANIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cookies merupakan salah satu produk bakery yang mempunyai rasa manis dan tekstur renyah. Cookies yang sering ditemui berbahan baku utama tepung terigu dan menggunakan pemanis gula pasir. Adanya penggantian bahan baku tepung terigu dengan jenis tepung lain dan variasi jenis pemanis , agar cookies juga dapat aman dikonsumsi oleh kelompok tertentu yang tidak dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten, kasein, dan laktosa, seperti penderita gluten intolerant, celiac disease, dan penyandang autism .Tepung yang digunakan pada penelitian ini yaitu tepung jagung, tepung almond dan tepung kacang hijau. Jenis pemanis yang digunakan yaitu gula pasir, gula kelapa kristal, dan sorbitol. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diteliti meliputi suplementasi tepung kacang hijau (K) dengan taraf 10% (K1), 20% (K2), 30% (K3); jenis pemanis (P) yang terdiri dari gula pasir (P1), gula kelapa kristal (P2), dan sorbitol (P3). Berdasarkan faktor tersebut diperoleh 9 perlakuan. Variabel yang diamati antara lain kadar air dan volume pengembangan. Hasil penelitian menunjukan jenis pemanis (P) berpengaruh nyata terhadap variabel kadar air dan volume pengembangan. Perlakuan terbaik adalah cookies dengan suplementasi tepung kacang hijau 20% dan jenis pemanis gula pasir. Karakteristik fisikokimia cookies yang dihasilkan dari perlakuan terbaik memiliki nilai kadar air sebesar 3,24%, dan nilai volume pengembangan sebesar 61,30%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cookies is one of bakery product that have sweet flavor and crispy texture. Cookies that we usually found are made by wheat flour and white sugar. In this study the main materials and the sweetener of cookies changed with another materials, which are purpose to be more safe if some cluster that can not eat food with gluten, casein, and lactose want to eat cookies such as people with gluten intolerant, celiac disease, and autism. This study use corn flour, almond flour, and mung bean flour for the main materials . This study also use white sugar, palm sugar, and sorbitol as the sweetener. The experimental design that used in this study was Block Randomized Design. The factors of this study were mung bean supplementation (K) with three levels that were 10% (K1), 20% (K2), 30%(K3); and sweetener variation with three levels that were white sugar (P1), palm sugar (P2), sorbitol (P3). Based on these factor, 9 combinations of treatment were obtained. Psychochemical variables which observed in this study were moisture content and volume cookies. The result showed sweetener variation significantly affect with moisture contentand volume cookies.The best combination was cookies with 20% mung bean supplementation and white sugar variation. The best psychochemical characteristic had a 3.24% moisture content and 61.30% volume cookies.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save