Home
Login.
Artikelilmiahs
29394
Update
AGUS DIANTO RYANDI
NIM
Judul Artikel
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus), MANGGA (Mangifera indica) DAN PISANG (Musa sp.) DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman durian, mangga dan pisang di Kabupaten Banyumas, (2) mengetahui faktor-faktor pembatas yang berpengaruh terhadap kesesuaian lahan untuk tanaman durian, mangga dan pisang di Kabupaten Banyumas. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang sangat penting untuk mendukung kegiatan perencanaan dan pengembangan pertanian khususnya tanaman buah-buahan di wilayah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei lapang tingkat tinjau (skala 1:250.000). Penelitian dilaksanakan mulai bulan Desember 2019 sampai dengan Februari 2020. Analisis satuan lahan dilakukan dengan pendekatan analitik fisiografis yang mengelompokkan wilayah survei dalam sejumlah satuan lahan berdasarkan persamaan bentuk permukaan lahan, lereng, jenis tanah dan tujuan penggunaan lahannya. Deliniasi batas satuan lahan dilakukan dengan overlay (tumpang susun) peta kelerengan, peta jenis tanah dan peta geologi dengan menggunakan aplikasi sistem informasi geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan sebagian wilayah Kabupaten Banyumas seluas 8.557 ha (8,9%) cukup sesuai (S2), seluas 71.381 ha (74,6%) sesuai marginal (S3) dan seluas 15.771 ha (16,5%) tidak sesuai (N) untuk budidaya tanaman durian. Lahan seluas 33.809 (35,2%) sesuai marginal (S3), seluas 61.900 ha (64,8%) tidak sesuai (N) untuk budidaya tanaman mangga. Lahan seluas 8.557 ha (8,9%) cukup sesuai (S2), seluas 71.381 ha (74,6%) sesuai marginal (S3) dan seluas 15.771 ha (16,5%) tidak sesuai (N) untuk budidaya tanaman pisang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to (1) determine the level of land suitability for the durian, manggo and banana in the Banyumas Regency, (2) determine the limiting factors that affect the suitability of land for durian, manggo and banana in the Banyumas Regency. The results of this study were expected to provide information which a very important that contributes to the agricultural development planning activities especially for fruit crops in the Banyumas Regency. The study was conducted by a land survey method at a reconnaissance level (at a scale of 1:250,000). The study was conducted from December 2019 to February 2020. The land unit delineation was carried out using the physiographic approach by which the study area was grouped into a number of land units based on the similarities in land surfaces, slope, soil type and aim of land use. The land unit border delineation was determined using geographic information system (GIS) by an overlaying technique of number maps (slope, soil and geology and maps). The results showed that some areas of Banyumas Regency with an area of 8.557 ha (8,9%) was moderately suitable (S2), 71.381 ha (74,6%) was marginally suitable (S3) and 15.771 ha (16,5%) was not suitable (N) for durian cultivation. A land area of 33.809 (35,2%) was marginally suitable (S3) and 61.900 ha (64,8%) was not suitable (N) for manggo cultivation. A land area of 8.557 ha (8,9%) was moderately suitable (S2), 71.381 ha (74,6%) was marginally suitable (S3) and 15.771 ha (16,5%) was not suitable (N) for banana cultivation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save