Home
Login.
Artikelilmiahs
29370
Update
FAIZAL SIDIK PAMBUDI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PENGEMUDI BECAK DAN PERBANDINGAN PENDAPATAN ANTARA PENGEMUDI BECAK BERMOTOR DENGAN MANUAL DI KECAMATAN KEBUMEN KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Perbandingan Pendapatan Pengemudi Becak Bermotor dengan Manual di Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel usai, jam kerja, dan jumlah tanggungan keluarga dengan pendapatan pengemudi becak serta mengetahui perbandingan pendapatan antara pengemudi becak bermotor dengan manual di Kecamatan Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan data primer yang di peroleh dengan cara wawancara kepada pengemudi becak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengemudi becak bermotor dengan manual di sekitar Kecamatan Kebumen. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin yang menghasilkan ukuran sampel sebesar 57 pengemudi becak. Sampel tersebut akan dibagi dalam sub sampel dengan menggunakan proportionate random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebesar 36 pengemudi becak bermotor dan 21 pengemudi becak manual. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel jam kerja dan jumlah tanggungan becak berpengaruh positif terhadap pendapatan pengemudi becak, sedangkan variabel usia berpengaruh negatif terhadap pendapatan pengemudi becak di Kecamatan Kebumen. Variabel jam kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan pengemudi becak di Kecamatan Kebumen. Pada hasil analisis perbandingan pendapatan pengemudi becak bermotor dengan manual manunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata dengan hasil pendapatan pengemudi becak bermotor lebih tinggi dari pada pengemudi becak manual di Kecamatan Kebumen. Implikasi pada penelitian ini adalah variabel jam kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan pengemudi becak di Kecamatan Kebumen. Oleh karena itu pengemudi becak perlu meningkatkan jumlah jam kerja yang digunakan agar pendatapan pengemudi becak semakin meningkat. Selain itu pada penelitian ini juga ditemukan bahwa pendapatan pengemudi becak bermotor lebih tinggi dari pada pendapatan pengemudi becak manual, sehingga pengemudi becak manual disarankan untuk beralih menjadi pengemudi becak bermotor. Kata Kunci : Pendapatan, Pengemudi becak, Perbandingan Pendapatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study is entitled "Comparative Analysis of Motorized Rickshaw Driver Income with Manual in Kebumen District". This study aims to determine the relationship between variables after work, hours of work, and the number of dependents of families with the income of rickshaw drivers and to know the income comparison between motorized rickshaw drivers and manuals in Kebumen District. This study uses a survey method using primary data obtained by interviewing rickshaw drivers. The population in this study were all motorized rickshaw drivers with manuals around Kebumen District. Sampling using slovin formula which produces a sample size of 57 rickshaw drivers. The sample will be divided into sub-samples using proportionate random sampling to obtain a total sample of 36 motorized rickshaw drivers and 21 manual rickshaw drivers. The analytical tool used in this study is multiple linear regression. The results of the analysis in this study indicate that the variable working hours and the number of dependents of rickshaws have a positive effect on the income of rickshaw drivers, while the age variable has a negative effect on the income of rickshaw drivers in Kebumen District. The working hour variable is the most influential variable on the income of rickshaw drivers in Kebumen District. In the results of a comparative analysis of the income of motorized rickshaw drivers with manual shows that there is a real comparison with the results of motorized rickshaw drivers' income is higher than the manual rickshaw drivers in Kebumen District. The implication in this study is the working hour variable is the most influential variable on the income of rickshaw drivers in Kebumen District. There fore rickshaw drivers need to increase the number of working hours used so that rickshaw driver occupancy is increasing. In addition, this study also found that the income of motorized rickshaw drivers was higher than the income of manual rickshaw drivers, so manual rickshaw drivers were advised to switch to motorized rickshaw drivers. Keywords: Income, rickshaw driver, income comparison.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save