Home
Login.
Artikelilmiahs
29358
Update
SHINTA PRABAWATI
NIM
Judul Artikel
DAYA ANTIMIKROBA EKSTRAK MISELIUM DAN FILTRAT KULTUR Auricularia auricula YANG DITUMBUHKAN PADA TIGA MEDIUM BERBASIS UBI JALAR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Senyawa antimikroba sangat bermanfaat untuk menanggulangi berbagai penyakit akibat mikroorganisme. Senyawa antimikroba dapat diperoleh dari jamur, salah satunya Auricularia auricula. Kultivasi jamur membutuhkan medium pertumbuhan dengan karbohidrat sebagai sumber nutrisi utama dan dapat diperoleh dari ubi jalar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak miselium dan filtrat kultur A. auricula yang ditumbuhkan pada tiga medium berbasis ubi jalar terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida sp. serta mengetahui medium berbasis ubi jalar putih, oranye, dan ungu yang paling optimum untuk pertumbuhan miselium A. auricula. Penelitian tentang aktivitas antimikroba dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial), dengan 2 faktor, 8 perlakuan, dan 3 kali ulangan. Penelitian tentang jenis medium yang paling optimum dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT. Data yang tidak berdistribusi normal dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil analisis pengujian aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa tiap perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap hasil (Sig./Asymp. Sig.<0,05). Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa M2E2 memiliki aktivitas antimikroba yang paling optimum terhadap E. coli, S. aureus, dan Candida sp. dengan nilai diameter zona hambat masing-masing 13,67 mm, 13,67 mm dan 9,67 mm. Hasil analisis dari rata-rata bobot kering miselium A. auricula pada empat medium pertumbuhan (M0, M1, M2, dan M3) menunjukkan hasil yang berbeda nyata (Sig.<0,05). Hasil uji DMRT menunjukkan bahwa M2 merupakan medium yang paling optimum untuk pertumbuhan miselium A. auricula dengan nilai berat kering miselium 0,95 g.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Antimicrobial compounds are very useful for overcoming various diseases caused by microorganisms. Antimicrobial compounds can be obtained from fungi, one of which is Auricularia auricula. Cultivation of mushrooms requires a growth medium with carbohydrates as the main source of nutrition and can be obtained from sweet potatoes. This study aims to determine the antimicrobial activity of A. auricula extracts and culture filtrate of A. auricula extracts that grown on three sweet potato-based mediums against Staphylococcus aureus, Escherichia coli, and Candida sp., and to determine the optimum white, orange, and purple sweet potato-based medium for A. auricula mycelium growth. Research on antimicrobial activity was carried out experimentally using a Factorial Completely Randomized Design (Factorial CRD), with 2 factors, 8 treatments, and 3 replications. Research on the type of the most optimum medium was conducted experimentally using a Completely Randomized Design (CRD), with 4 treatments and 3 replications. The data obtained were analyzed using ANOVA and followed by DMRT. Data that were not normally distributed were analyzed using Kruskal-Wallis and Mann-Whitney. The analysis results of the antimicrobial activity test showed that each treatment had a significant effect on the results (Sig. / Asymp. Sig. <0.05). Further test results showed that M2E2 had the most optimum antimicrobial activity against E. coli, S. aureus, and Candida sp. with the inhibition zone diameter values of 13.67 mm, 13.67 mm and 9.67 mm, respectively. The analysis results of the average dry weight of A. auricula mycelium in four growth mediums (M0, M1, M2, and M3) showed significantly different results (Sig. <0.05). The DMRT test results showed that M2 was the most optimum medium for A. auricula mycelium growth with a mycelium dry weight value of 0.95 g.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save