Home
Login.
Artikelilmiahs
29329
Update
NANDYA SAFIRA
NIM
Judul Artikel
Strategi Komunikasi City Branding Pemerintah Kabupaten Pemalang Melalui Tagline Pemalang Pusere Jawa
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Pemalang termasuk dalam Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan di Kabupaten Pemalang terus digalakkan di berbagai sektor yaitu SDA, Pertanian, dan Pariwisata dan Kebudayaan. Keunggulan Kabupaten Pemalang dan perkebunan serta pariwisata, membuat Kabupaten Pemalang harus meningkatkan industri perkebun sebagai identitas utama dan daya tarik wisatawan dengan perkebunanan nanas madu yang khas sebagai jati diri daerah. Mengenalkan potensi SDA, perkebumnan dan pariwisata yang berkembang di Pemalang juga merupakan cara city branding Pemalang sebagai kota yang menonjolkan potensinya di kancah nasional. Maka dicetus Tagline “Pusere Jawa”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi komunikasi city branding pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Tagline “Pemalang Pusere Jawa”. Hasil penelitian ini adalah bahwa strategi komunikasi city branding pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Tagline “Pemalang Pusere Jawa” yaitu melalui 3 tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan dimulai dari visi misi dan penyusunan program oleh tim city branding. Pelaksanaan diantaranya memfokuskan pada mengenalkan Pemalang sebagai kota yang kental dengan industri perkebunan dan pariwisata dalam mendatangkan wisatawan dengan peningkatan infrastruktur, pembangunan fisik, dan penerapan melalui media-media. Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa city branding yang telah dilakukan oleh tim secara bertahap dengan memfokuskan dalam peningkatan infrastruktur untuk menunjang city branding. Namun, dianggap masih kurang dengan pemanfaatan media dan sosialisasi kepada SKPD terkait yang masih belum terkoordinir dengan baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pemalang Regency is included in Central Java Province. Development in Pemalang Regency continues to be promoted in various sectors, namely SDA, Agriculture, and Tourism and Culture. The superiority of Pemalang Regency and plantation as well as tourism, making Pemalang Regency must improve the gardening industry as the main identity and attractiveness of tourists with a unique honey pineapple plantation as a regional identity. Introducing the potential of natural resources, library and tourism that develops in Pemalang is also a way of Pemalang city branding as a city that highlights its potential in the national arena. Then the tagline "Pusere Jawa" was created. This research uses descriptive qualitative research methods with Data collection techniques are done by interview, observation, and study references. The purpose of this study is to describe the city branding communication strategy of Pemalang Regency Government through the tagline "Pemalang Pusere Jawa". The results of this study are that the communication strategy of the city government of Pemalang Regency through the tagline "Pemalag Pusere Jawa" that is through 3 stages including: planning, implementation and evaluation. Planning starts from the vision and mission and the preparation of the program by the city branding team. The implementation of which focuses on introducing Pemalang as a city that is thick with the plantation and tourism industries in bringing tourists by improving infrastructure, physical development, and application through the media. In this study also found that city branding has been carried out by the team in stages by focusing on improving infrastructure to support city branding. However, it is still considered lacking with the use of media and outreach to related SKPDs which are still not well coordinated.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save