Home
Login.
Artikelilmiahs
29314
Update
FADILLAH YOGA WIDIYANTO
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PAKAN KAMBING YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN MINERAL Cr ORGANIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian dengan judul “Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Pakan Kambing yang Disuplementasi Tepung Bawang Putih (Allium sativum) dan Mineral Cr Organik” dilaksanakan di Farm Gunung Tugel, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Tujuan penelitian ini mengkaji serta membandingkan pengaruh pakan kontrol (R0) dengan pakan perlakuan suplementasi tepung bawang (R1) dan pakan suplementasi tepung bawang + Chromium organik (R2) terhadap kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO). Materi yang akan digunakan dalam pelaksanaan penelitian yaitu kambing PE jantan berumur ±8 bulan sebanyak 18 ekor. Pakan yang digunakan yaitu konsentrat dan hijauan dengan rasio 60%:40%, tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral Cr organik. Peralatan yang digunakan untuk pengukuran kecernaan bahan organik dan bahan kering antara lain oven, tanur, ember, plastik, timbangan, dan alat tulis. Metodologi penelitian ini adalah eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan ulangan sebanyak 6 kali. Peubah yang diukur adalah kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO). Suplementasi tepung bawang (Allium sativum) dan mineral Cr organik pada pakan kambing secara umum berpengaruh tidak nyata terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pakan kambing yang diberikan. Hasil penelitian dapat mengartikan bahwa adanya bawang putih (Allium sativum) dan mineral Cr organik tidak mempengaruhi aktivitas mikroba rumen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research entitled "Digestibility of Dry and Organic Matter of Goat Feed Supplemented with Garlic Flour (Allium sativum) and Organic Cr Minerals" was conducted at the Gunung Tugel Farm, Patikraja District, Banyumas Regency and the Animal Feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. Thepurpose of this study was to examine and compare the effect of control feed (R0) with garlic powder supplementation treatment (R1) and garlic powder + Chromium (R2) supplementation feed on dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD). The material that will be used in conducting the research was 18 male goat PE aged as much as 18 tails. The feeds used were concentrates and forages with a ratio of 60%: 40%, garlic flour (Allium sativum) and organic Cr minerals. Equipment used to measure the digestibility of organic material and dry matter include ovens, furnaces, buckets, plastics, scales, and stationery. The methodology of this research is experimental Complete Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 6 repetitions. The measured variables were dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD). The supplementation of garlic flour and organic Cr mineral in goat feed generally had no significant effect on the digestibility of dry matter and organic matter of given goat feed. The results showed that the presence of garlic and organic Cr mineral did not affect rumen microbial activity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save