Home
Login.
Artikelilmiahs
29311
Update
IKHWANUL ROYCHAN
NIM
Judul Artikel
KADAR GLUKOSA DARAH DAN pH RUMEN KAMBING MELALUI SUPLEMENTASI TEPUNG BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN MINERAL KROMIUM ORGANIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral kromium organik terhadap parameter yang diukur yaitu kadar glukosa darah dan pH rumen pada kambing. Lokasi penelitian di Peternakan Gunung Tugel Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Konsentrat menggunakan beberapa bahan seperti Pollard, bungkil kedelai, Corn Glutten Feed (CGF), Bungkil Kelapa, Kleci, Menir, Garam, suplemen pakan, dan Lisin. Pakan yang diberikan memiliki perbandingan 60% konsentrat (PK 14.36% dan TDN 66, 32%) dan hijauan 40% tanpa menggunakan suplemen (R0). R0 ditambah 250 ppm tepung bawang putih adalah R1 dan R1 ditambah 1,5 ppm mineral kromium organik adalah R2. Bahan yang digunakan sebanyak 18 ekor kambing dengan umur ± 8 bulan. Peralatan yang digunakan meliputi seperangkat alat perawatan saat pengambilan sampel peralatan yang digunakan yaitu pompa vakum, selang, spuit 2 ml, tabung EDTA. Alat yang digunakan untuk mengukur pH rumen adalah tabung dan pH meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh suplementasi tambahan terhadap glukosa darah dan pH rumen kambing. Perlakuan R1 menunjukkan kecenderungan peningkatan kadar glukosa darah dibandingkan perlakuan lainnya, namun tidak terdapat perbedaan pH rumen. Kesimpulan yang dapat diambil adalah penggunaan tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral kromium organik aman digunakan sebagai suplemen karena tidak menyebabkan perubahan pH.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to determine the effect of garlic flour (Allium sativum) and organic chromium minerals on the measured parameters, namely plasma glucose levels and rumen pH in goats. The research location was in Gunung Tugel Farm, Patikraja District, Banyumas Regency. The method used was a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 6 replicate. Concentrate used some ingredients such as pollard, soybean meal, corn gluten feed (CGF), coconut meal, Soyabean Husk, groats, salt, feed supplements, and lysine. The feed given had a ratio of 60% concentrate (CP 14.36% and TDN 66, 32%) and 40% forage without using supplements (R0). R0 plus 250 ppm garlic flour was R1 and R1 plus 1,5 ppm organic chromium minerals was R2. The material used was 18 goats with an age of ± 8 months. The equipment used includes a set of the equipment used, namely a vacuum pump, hose, 2 ml syringe, EDTA tube. The equipment used to measure the pH of the rumen was a tube and a pH meter. The results showed that there was no effect of additional supplementation on plasma glucose and rumen pH of goats. Treatment R1 showed a tendency to increase plasma glucose levels compared to other treatments, but there was no difference in rumen pH. The conclusion that can be drawn is that the use of garlic flour (Allium sativum) and organic chromium mineral is safe as a supplement because it does not cause pH changes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save