Home
Login.
Artikelilmiahs
29283
Update
NURUL KHOTIMAH PRATAMAWATI
NIM
Judul Artikel
PERTUMBUHAN BIBIT PEPAYA CALINA (Carica papaya L) PADA MEDIA TANAM YANG BERBEDA DAN LIMBAH CAIR TAHU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penanaman benih pepaya adalah satu usaha untuk mendapatkan bibit yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam, dosis pupuk organik cair dari limbah tahu dan kombinasi antara dua perlakuan yang paling optimal untuk pertumbuhan bibit pepaya calina. Penelitian dilaksanakan di Screen House lahan pertanian organik Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas. Penelitian dimulai bulan Desember 2019-Februari 2020 kurang lebih 3 Bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian acak kelompok lengkap (RAKL). Media tanam yang digunakan tanah (kontrol); tanah: arang sekam (2:1) dan tanah: bokhasi: arang sekam (2:1:1). Dosis limbah tahu yang diberikan sama sebesar 0 ml/tanaman; 100 ml/tanaman; 200 ml/tanaman dan 300 ml/tanaman dengan konsentrasi 200 ml/l. Analisis data dilakukan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) atau uji keragaman pada taraf F 5% dan digunakan uji lanjut Duncant Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan media tanam tanah: arang sekam: bokhasi (2:1:1) dan dosis limbah cair tahu 300 ml/tanaman merupakan paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan bibit pepaya calina.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Planting papaya seed is an effort to get quality seeds. This study aims to obtain the composition of the planting media, the dose of liquid organic fertilizer from tofu waste and the combination between the two treatments that is the most optimal for the growth of papaya calina seeds. The research was conducted at the Screen House of organic farming land in Melung Village, Kedung Banteng District, Banyumas Regency. The study began in December 2019-February 2020 approximately 3 months. This study uses a complete randomized group design study (CRGD). Planting media used andisol soil; ground land:husk charcoal (2:1) and land:bokhasi:husk charcoal (2:1:1). Tofu waste dosage given is equal to 0 ml/plant; 100 ml/plant; 200 ml/plant and 300 ml/plant with a concentration of 200 ml/l. Data analysis was performed using analysis of variance (ANOVA) or diversity test at F level 5% and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) level of 5% was used. The results showed the planting media of land:bokhasi:husk charcoal (2:1:1) and tofu liquid waste dosage of 300 ml/plant was the most effective way to increase the growth of calina papaya seeds.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save