Home
Login.
Artikelilmiahs
29212
Update
GATVITA RESTY ANDINI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS POTENSI KESADARAN ANTI-FRAUD PADA APARATUR DESA ATAS PENGELOLAAN DANA DESA (Studi Kasus pada Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada pemerintah desa yang ada di Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kesadaran anti-fraud pada apartur desa, pengelolaan dana desa, serta hambatan yang dialami dalam mengelola dana desa pada desa-desa yang berada di Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik triangulasi melalui wawancara dengan beberapa informan dan telaah dokumen yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran anti-fraud aparatur desa yang berada di Kecamatan Ngrampal secara keseluruhan dapat dikatakan masih kurang, di mana pemisahan tugas yang belum berjalan dengan baik, respon terhadap kecurangan belum optimal, proses rekruitmen belum efektif, dan minimnya pemahaman produk hukum di kalangan perangkat desa. Pengelolaan dana desa secara keseluruhan sudah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kendala dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Ngrampal terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternal yaitu peraturan yang cepat berubah, sistem pencairan rumit, jaringan internet sulit, ketersediaan bahan bangunan di wilayah sekitar terbatas, kesulitan mencari tenaga kerja untuk PKT, kesulitan mencari pekerja untuk pembangunan, dana terlambat turun, dan jumlah dana desa dianggap masih kurang. Faktor internal yaitu kompetensi sumber daya manusia, perbedaan pendapat, dan kurangnya transparansi aparatur desa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is a descriptive qualitative research which is done by using a case study approach to the village apparatus of Ngrampal District, Sragen Regency. The purpose of this research is to find out and analyze anti-fraud awareness in village apparatus, village fund management, and the obstacles experienced in managing village funds in Ngrampal District, Sragen Regency. Data in this study were collected using triangulation techniques through interviews with several informants and review of relevant documents. The results of this study indicate that the anti-fraud awareness of village apparatus in Ngrampal District are still lacking. Segregation of duties is not going well, the response to fraud is not optimal, the recruitment process is not effective, and the understanding of the apparatus about the regulation is still lacking. Village fund management have been carried out according to the regulations. There were internal factors and internal factors that deter the management of village funds. The external factors are fast-changing regulations, complicated disbursement systems, limited internet networks, limited availability of building materials in the surrounding area, difficulties in finding workers for the program, difficulties in finding workers for infrastructure development, late funding, and the amount of village funds is considered to be lacking. The internal factors are human resource competencies, dissent, and village apparatus was less transparent. The implications for this study is the need adjustment of resignation regulation of village apparatus, provide socialization of the regulation during technical guidance, improve internet networks in villages that have minimal internet access, and fill the position of IT staff in each village.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save