Home
Login.
Artikelilmiahs
29153
Update
MUHAMMAD FAJRI ADHIANTO
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SAFETY RIDING PADA OJEK PANGKALAN DI TERMINAL BUS BULUPITU PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Sarana transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, namun juga merupakan sumber salah satu risiko bahaya yaitu kecelakaan lalu lintas. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Sekitar 1.25 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan Lalu Lintas jalan. Separuhnya dari mereka yang meninggal di jalan di dunia adalah pengguna jalan yang berisiko seperti: pejalan kaki, pengendara sepeda dan pengendara sepeda motor. Ojek adalah sepeda motor yang dibuat menjadi kendaraan umum untuk memboncengi penumpang ketempat tujuannya. Ojek merupakan salah satu pekerjaan tidak resmi di Indonesia, sehingga salah satu cara untuk melindungi diri dari kecelakaan kerja adalah dengan berperilaku aman berkendara (Safety Riding). Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku Safety Riding pada ojek pangkalan di Terminal Bus Bulupitu Purwokerto. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik total sampling. Populasi semua ojek pangkalan di Stasiun Bus Bulupitu adalah 60 orang. Penelitian ini menggunakan analisis univariat, multivariat (chi-square), dan multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ojek pangkalan yang berperilaku Safety Riding buruk sebanyak 33 orang (55%). Analisis bivariat menunjukan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,006), sikap (p=0,002), pemakaian APD (p=0,009), dan peran teman sebaya (p=0,040) dengan perilaku Safety Riding. Variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan Kesimpulan dan saran: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku Safety Riding. Variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan. Ojek pangkalan diharapkan untuk menambah pengetahuannya menegnai Safety Riding serta senantiasa memakai APD yang lengkap dan menerapkan Safety Riding. Kata Kunci: Perilaku Safety Riding, ojek pangkalan, Terminal bus
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Means of transportation are one of the important factors in people's daily lives, but they are also a source of risk, namely traffic accidents. The World Health Organization (WHO) states that around 1.25 million people die every year due to road traffic accidents. Half of those who die on the roads in the world are road users who are at risk such as: pedestrians, cyclists and motorcycle riders. Ojeks are motorbikes that are made into public vehicles to give passengers a ride to their destination. Ojeks is one of the unofficial jobs in Indonesia, so one way to protect themself from work accidents is to behave safely riding (Safety Riding). The purpose of this study was to determine the factors associated with the behavior of Safety Riding on a motorcycle taxi base at the Bulupitu Bus Terminal in Purwokerto. Method: This research is a quantitative research with cross-sectional approach and total sampling technique. The population of all ojek pangkalan in Bulupitu Bus Station is 60 people. This research uses univariate, multivariate (chi-square), and multivariate analysis. Result: The results showed that 33 people (55%) had poor motorcycle riding behavior. Bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge (p = 0.006), attitude (p = 0.002), use of PPE (p = 0.009), and the role of peers (p = 0.040) with the behavior of Safety Riding on ojek pangkalan in Bulupitu Bus Station, Purwokerto. Knowledge is the most influential variable Conclusion: There is a relationship between knowledge and attitudes with the behavior of Safety Riding on ojek pangkalan in Bulupitu Bus Station, Purwokerto. The most influential variable is knowledge. Ojek pangkalan are expected to always using PPE and implementing Safety Riding. Keywords: Safety Riding Behaviour, ojek pangkalan, Bus Station
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save