Home
Login.
Artikelilmiahs
29070
Update
HARIS BACHTIAR
NIM
Judul Artikel
MAQASID SYARIAH : SUATU ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD RAHN BERDASARKAN PSAK 107 (STUDI KASUS PADA PEGADAIAN SYARIAH DI KABUPATEN BANYUMAS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian Akad Rahn berdasarkan PSAK 107 pada Pegadaian Syariah di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan model analisis SWOT untuk mengidentifikasi suatu permasalahan untuk mencapai solusi dengan mengklasifikasikan berdasarkan 4 (empat) elemen: kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities),dan ancaman (Threats). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengimplementasian akad rahn berdasarkan PSAK 107 yang ada di Kecamatan Purwokerto Kabupaten Banyumas, mulai dari tahapan prosedur, penyimpanan barang, pemenuhan ketentuan-ketentuan syariat Islam, serta transaksi tanpa riba, telah dilakukan cukup maksimal. Hasil penelitian menemukan beberapa faktor yang penting, baik dari pihak internal maupun eksternal, yang dikasifikasikan menggunakan model analisis SWOT, yaitu bahwa persyaratan yang mudah dan prosedur yang cepat sangat membantu masyarakat, serta tersimpan dan pemeliharaan barang yang terjamin. Akan tetapi ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti nama produk yang ditawarkan belum familiar karena berbahasa Arab, promosi yang kurang menjangkau pada kalangan masyarakat, serta ancaman dari orang-orang yang tidak suka atas berdirinya lembaga Pegadaian Syariah. Pegadaian Syariah dapat memaksimalkan kinerjanya dengan melihat beberapa aspek yang belum dapat dimaksimalkan dengan baik, sehingga Pegadaian Syariah dapat terus berkembang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to determine the implementation of the Rahn Agreement based on PSAK 107 in the Sharia Pawnshop in Banyumas Regency by using the SWOT analysis model to identify a problem to achieve a solution by classifying based on 4 (four) elements: strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The results of this study indicate that the implementation of the Rahn contract based on PSAK 107 in Purwokerto Subdistrict, Banyumas Regency, starting from the stages of the procedure, storage of goods, the fulfillment of Islamic Sharia provisions, and transactions without usury, has been done quite optimally. The results found several important factors, both from internal and external parties, which were classified using the SWO analysis model, namely that easy requirements and fast procedures were very helpful to the community, as well as stored and maintained goods that were guaranteed. However, there are several obstacles faced, such as the name of the product offered is not yet familiar because it is Arabic, the promotion is not reaching out to the community, as well as threats from people who do not like the establishment of Sharia Pawnshop. Sharia Pawnshop can maximize its performance by looking at several aspects that have not been maximized properly, so Sharia Pawnshop can continue to grow.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save