Home
Login.
Artikelilmiahs
29001
Update
ARINA UMI FAIZAH
NIM
Judul Artikel
PREVALENSI DAN IDENTIFIKASI Eimeria spp. PADA KELINCI BERBAGAI UMUR DI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi Eimeria spp., mengetahui adanya perbedaan prevalensi Eimeria spp. pada kelinci berbagai umur dan mengetahui spesies Eimeria spp. yang menginfeksi kelinci berbagai umur di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Sasaran dari penelitian ini yaitu kelinci dengan tiga periode umur yakni periode sapih umur 1-5 minggu, periode lepas sapih 6-24 minggu dan dewasa >24 minggu. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskripsi dan chi square. Sampel yang digunakan yaitu feses kelinci sebanyak 5 gram per ekor dengan sampel sebanyak 96 ekor pada tiga periode umur masing-masing sebanyak 32 ekor. Hasil analisis menunjukkan bahwa prevalensi Eimeria spp. pada kelinci periode sapih sebesar 96,88%, lepas sapih sebesar 96,88% dan dewasa sebesar 78,13%, serta prevalensi Eimeria spp. secara keseluruhan sebesar 90,62%. Spesies Eimeria spp. yang menginfeksi kelinci yaitu Eimeria exigua, Eimeria perforans, Eimeria piriformis, Eimeria flavescens, Eimeria stiedai, Eimeria intestinalis, Eimeria media, Eimeria coecicola dan Eimeria magna. P<0,05 menunjukan bahwa terdapat perbedaan prevalensi Eimeria spp. pada kelinci berbagai umur di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa prevalensi Eimeria spp. sangat berpengaruh nyata pada kelinci periode sapih, lepas sapih dan dewasa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this study was to determine the prevalence of Eimeria spp., knowing the differences in the prevalence of Eimeria spp. in rabbits of various ages and know species of Eimeria spp. which infects rabbits of various ages in the Cilongok Subdistrict, Banyumas Regency. The targets of this study are rabbits with three age periods namely weaning period 1-5 weeks, weaning period 6-24 weeks and adults> 24 weeks. The research method used is a survey method with a purposive sampling technique. Data were analyzed using the description and chi square methods. The sample used was rabbit's faeces as much as 5 grams per head with a sample of 96 heads in three age periods of 32 tails each. The analysis showed that the prevalence of Eimeria spp. in weaning period rabbits by 96.88%, weaning 96.88% and adults 78.13%, and the prevalence of Eimeria spp. overall at 90.62%. Eimeria spp. those that infected the rabbits were Eimeria exigua, Eimeria perforans, Eimeria piriformis, Eimeria flavescens, Eimeria stiedai, Eimeria intestinalis, Eimeria media, Eimeria coecicola and Eimeria magna. P<0.05 indicates that there are differences in the prevalence of Eimeria spp. in rabbits of various ages in the Cilongok Subdistrict, Banyumas Regency. The conclusion of this study is that the prevalence of Eimeria spp. very significant effect on period weaning rabbits, weaning off and adult.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save