Home
Login.
Artikelilmiahs
28811
Update
DONI DAMARA TRISWIDIYAN
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Penambahan Probiotik Terhadap Kekuatan Kerabang dan Indeks Telur pada Ayam Niaga Petelur Umur 88 Minggu
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian pengaruh penambahan probiotik terhadap kekuatan kerabang dan indeks telur pada ayam niaga petelur umur 88 minggu untuk mengetahui dosis terbaik penambahan probiotik terhadap kekuatan kerabang dan indeks telur pada ayam niaga petelur umur 88 minggu. Materi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari ayam niaga petelur strain Lohmann 72 ekor umur 88 minggu, telur 180 butir, kandang battery. Bahan yang digunakan adalah pakan dan probiotik. Pemberian air minum secara ad libitum. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan, tiap ulangan terdiri dari 4 ekor unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah P0 : Penambahan probiotik 0 ml/kg pakan ,P1 : Penambahan probiotik 1 ml/kg pakan, P2 : Penambahan probiotik 2 ml/kg pakan. Perlakuan diberikan selama 5 minggu dengan cara penambahan probiotik ke dalam pakan. Pengujian sampel dilakukan dengan menggunakan alat egg strange dan jangka sorong. Hasil rataan kekuatan kerabang secara berurutan P0 : 0,304 + 0,015; P1 : 0,291 + 0,039; P2 : 0,285 + 0,025. Hasil rataan indeks telur secara berurutan P0 : 76,75 % + 0,734; P1 : 76,88 % + 0,984; P2 : 77,59 % + 0,883. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik ke dalam pakan terhadap kekuatan kerabang dan indeks telur berpengaruh tidak nyata (P > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan probiotik belum dapat meningkatkan kekuatan kerabang dan mengoptimalkan indeks telur ayam niaga petelur umur 88 minggu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aim of the study was the effect of adding probiotics to eggshell strength and egg index in 88 week old commercial laying hens to determine the best dose of probiotic addition to eggshell strength and egg index in 88-week-old commercial laying hens. The material used in this study consisted of laying commercial chicken Lohmann 72 strains aged 88 weeks, 180 eggs, battery cages. The ingredients used are feed and probiotics. Provision of drinking water in an ad libitum manner. This research method was conducted experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 6 replications, each repetition consisted of 4 experimental units. The treatments are P0 : Addition of probiotics 0 ml / kg of feed, P1 : Addition of probiotics 1 ml / kg of feed, P2 : Addition of probiotics 2 ml / kg of feed. The treatment is given for 5 weeks by adding probiotics to the feed. Sample testing is done using egg strange and calipers. The results of the average strength of shells P0 : 0,304 + 0,015; P1 : 0,291 + 0,039; P2 : 0,285 + 0,025. The average egg index results were P0 : 76,75% + 0,734; P1 : 76,88% + 0,984; P2 : 77,59% + 0,883. The results showed that the addition of probiotics into the feed on eggshell strength and egg index had no significant effect (P> 0.05). The conclusion of this study is that the addition of probiotics has not been able to increase the strength of shellfish and optimize the index of 88-week-old commercial laying hens.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save