Home
Login.
Artikelilmiahs
28794
Update
ABDUL KHOLIQ
NIM
Judul Artikel
Komunitas Islam Aboge (Studi tentang Interaksi Komunitas Islam Aboge di Desa Tambaknegara Kabupaten Banyumas dengan Masyarakat Sekitar)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Masyarakat Indonesia memiliki bermacam-macam agama yang dianut sebagai pedomana hidup dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang menganut bermacam-macam agama bisa rentan terhadap suatu konflik karena perbedaan mengenai ritual kagamaan. Namun, hal mengenai perbadaan agama yang ada di Desa Tambaknegara seperti agama Islam (Nadhlatul Ulama, Muhammadiyah dan komunitas Islam Aboge) dan Katolik yang dianut oleh masyarakat di desa tersebut. Masyarakat yang memiliki agama yang berbeda-beda tidak menghalangi mereka untuk melakukan interaksi dengan yang lain walaupun terdapat perbedaan mengenai ritual keagamaan yang dianut oleh masyarakat di Desa Tambaknegara. Penelitian dilakukan di Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas. Jumlah sampel yang dijadikan informan sebanyak 11 orang yang dipilih secara purposivee sampling. Metode Pengumpulan data yaitu obeservasi dan wawancara dengan informan yang sudah dipilih. Masyarakat di Desa Tambaknegara yang memiliki kepercayaan yang berbeda dapat hidup berdampingan dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing masyarakat di Desa Tambaknegara telah menjalin kontak sosial dan komunikasi yang baik walaupun berbeda mengenai agama atau kepercayaan di desa tersebut. Kontak sosial dan komunikasi yang berjalan baik di antara mereka menghasilkan interaksi yang harmonis serta adanya sikap saling menghargai dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghargai dan toleransi yang mereka lakukan dapat diamati melalui berbagai macam kegiatan yang diadakan oleh komunitas Islam Aboge maupun di luar Islam Aboge yang saling mengundang pada kegiatan keagamaan tertentu. Sikap saling toleransi dan saling menghargai antara komunitas Islam Aboge dengan masyarakat sekitar tidak mungkin terjadi kalau interaksi tidak harmonis dan baik yang di masyarakat desa tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia society has a variety of religious which are embraced as a living guide in daily life, people who embrace various religious can be vulnerable to a a conflict because differences regarding religious rituals. However, things about condition in Tambaknegara Village such as Islam (Nadhlatul Ulama, Muhammadiyah, and Islamic Aboge community) and Catholicism are held by the people in the village. People who have different religious do not prevent them from interacting with other even though there are differences regarding religious ritual addopted by the community in Tambaknegara Village, Rawalo District, Banyumas Regency. The number of sample used informants was 11 people chosen by purposive sampling. Data collection methods are obsevationand interview selected informants. People in Tambaknegara Village who have different beliefs can live side by side in everyday life. Each community in Tambaknegara Village has established good social and communication contacts, although it is different about religion or belief in the village. Social contact and good communication between them produce harmonious interaction and mutual respect and tolerance in daily life. Their mutual respect and tolerance can be observed through a variety of activities carried out by Aboge Islam and outside Aboge Islamic community which invite each other to certain religious activities. The attitude of mutual tolerance and mutual respect between Aboge Islamic community and the surrounding community is impossible if the interaction is not harmonious and good in the village community.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save