Home
Login.
Artikelilmiahs
28563
Update
DESTRI HERTINA
NIM
Judul Artikel
INOVASI PELAYANAN PUBLIK (Studi Kasus pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pelayanan publik di Indonesia selama ini selalu syarat dengan permasalahan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik salah satunya adalah melalui KemenPanRB dengan menggencarkan penyelenggaraan pelayanan pada Mall Pelayanan Publik (MPP). Mall Pelayanan Publik pertama di Jawa Tengah diselenggarakan di Kabupaten Banyumas yang berdiri sejak tahun 2018 dan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan pelayanan, namun data lapak aduan Banyumas menunjukkan peningkatan aduan pada kategori perizinan sejumlah 16 aduan di tahun 2018 dan melonjak naik pada tahun 2019 menjadi sejumlah 34 aduan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana inovasi pelayanan publik pada DPMPPTSP dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus terpancang. Pemilihan informan yang digunakan adalah teknik purposive sampling dan aksidental sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi serta metode analisis data menggunakan metode analisis interaktif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada fokus inovasi secara keseluruhan baik internal dan eksternal, DPMPPTSP menunjukkan progres yang baik dengan adanya upaya pengembangan inovasi mengenai penambahan jumlah layanan dan adanya kerjasama yang baik antar instansi vertikal dan horizontal yang terlibat. Namun inovasi terkendala ada pada ketidakpastian waktu saat penggantian prosedur dan terbatasnya sumber daya manusia. Sedangkan pada hasil temuan penelitian , inovasi Mall Pelayanan Publik terlihat pada peningkatan kepuasan masyarakat karena adanya MPP memudahkan dalam melakukan pelayanan serta adanya integrasi yang dilakukan oleh DPMPPTSP dengan instansi vertikal dan horizontal lainnya. Inovasi hanya sedikit terlihat karena penyelenggaraan MPP di daerah bukan berdasar pada inisiasi dari masing-masing pemerintah daerah, MPP hanya sebagai bentuk penyelenggaraan top down dari pemerintah pusat untuk kemudian dijalankan oleh pemerintah daerah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Public services in Indonesia have always been in line with challenges. Various attempts were made by the government to improve the quality of public services, one of which was through the Ministry of Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reforms in the Public Service Mall (MPP). The first Public Service Mall in Central Java was held in Banyumas Regency which was established in 2018 and is expected to be able to solve service problems, however Banyumas's lapak data shows an increase in complaints in the licensing category by 16 complaints in 2018 and surged up in 2019 to 34 complaints. This research aims to find out how public service innovation in DPMPPTSP by using qualitative research with embedded case study forms. The selection of informants used was purposive sampling and accidental sampling techniques. Data collection using interviews, documentation and observation as well as data analysis methods using interactive analysis methods. The results of the study show that in the overall focus of innovation both internally and externally, DPMPPTSP shows good progress with efforts to develop innovations regarding the addition of services and good collaboration between the vertical and horizontal agencies involved. But innovation is constrained by the uncertainty of time when changing procedures and limited human resources. Whereas in the research findings, the Public Service Mall innovation was seen in increasing community satisfaction because the MPP made it easy to perform services as well as the integration carried out by DPMPPTSP with other vertical and horizontal agencies. Innovation is only a little visible because the implementation of MPP in the regions is not based on the initiation of each local government, MPP is only a form of top-down implementation of the central government to then be run by local governments.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save