Home
Login.
Artikelilmiahs
28527
Update
RYVANUEL JUANGSA SIMBOLON
NIM
Judul Artikel
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN UTANG LUAR NEGERI NOMOR 4077-IND ANTARA INDONESIA DENGAN INTERNATIONAL DEVELOPMENT ASSOCIATION
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Otonomi non-akademik perguruan tinggi negeri yang mengakibatkan akses ekonomi masyarakat terhadap pendidikan tinggi semakin sulit setiap tahunnya mendorong Mahkamah Konstitusi untuk membatalkan Undang-undang No. 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan. Terbitnya undang-undang tersebut tidak terlepas dari proyek pendanaan kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan World Bank yang berjudul Indonesia Managing Higher Education (IMHERE). Pendanaan ini terwujud dalam beragam perjanjian internasional salah satunya Credit Agreement Number 4077 antara International Development Association (IDA) dan Indonesia. Penelitian ini akan membahas bagaimana hubungan antara Indonesia dengan World Bank dan dampak dari Credit Agreement No.4077-IND. Metode yang digunakan adalah analisis dan deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan penyajian berbentuk teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dengan World Bank tidak memiliki hubungan keanggotaan secara langsung karena World Bank tidak memiliki legal personality dan legal capacity sedangkan Indonesia memiliki hubungan hukum dengan IDA yang bersegi dua. Dampak utama dari Credit Agreement No.4077-IND adalah pembentukan dasar hukum otonomi non-akademik perguruan tinggi negeri yang melanggar perlindungan hak asasi yang diakui oleh ketentuan jus cogens dalam Vienna Convention on the Law of Treaties 1986.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The non-academic autonomy of state tertiary institutions which results in economic access to tertiary education is increasing every year encourage the Constitutional Court to overturn Undang-undang No. 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan. The issuance of the law is inseparable from a collaborative funding project between the Ministry of Education and Culture and the World Bank entitled Indonesia Managing Higher Education (IMHERE). This funding is manifested in various international agreements, one of which is the Credit Agreement Number 4077 between the International Development Association (IDA) and Indonesia. This study will discuss how the relationship between Indonesia and the IDA and the impact of Credit Agreement No. 4077-IND. The method used is an analysis and descriptive with normative juridical approach. The data source used a secondary data source with the presentation in the form of narrative text. The results showed that Indonesia and the World Bank did not have a direct membership relationship because the World Bank did not have legal personality and legal capacity while Indonesia had a legal relationship with a two-sided IDA. The main impact of Credit Agreement No. 4077-IND is the establishment of a legal basis for the non-academic autonomy of state universities that violates the protection of human rights recognized by the provisions of jus cogens in the Vienna Convention on the Law of Treaties 1986.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save