Home
Login.
Artikelilmiahs
28488
Update
FITRIA NAFISATIN NAHARI
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN UPAYA KESEHATAN JIWA TINGKAT PUSKESMAS DI KABUPATEN PATI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Jumlah kunjungan gangguan jiwa yang meningkat dari tahun ke tahun dan masih adanya kasus pemasungan di Kabupaten Pati membutuhkan pelayanan kesehatan jiwa yang berjenjang dan komprehensif. Puskesmas sebagai salah satu penyelenggara pelayanan kesehatan jiwa dasar dituntut mampu menyelenggarakan sesuai dengan konsep upaya pelayanan kesehatan jiwa dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan upaya kesehatan jiwa tingkat Puskesmas di Kabupaten Pati. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah informan penelitian sebanyak 16 orang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan content analysis dengan pendekatan thematic network. Hasil Penelitian: Puskesmas mempunyai kepentingan dan target yang jelas yang sesuai dengan Permenkes RI No.43 Tahun 2016, pengorganisasian, kepatuhan SOP, dan koordinasi dengan lintas sektoral serta dukungan dari pelaksana dan lingkungan masyarakat yang mendukung pelaksanaan upaya kesehatan jiwa Puskesmas. Ketersediaan sumber daya terkait dana sudah mencukupi namun terkait sumber daya manusia dan sarana prasarana masih terbatas. Capaian kinerja implementasi kebijakan upaya kesehatan jiwa Puskesmas belum optimal. Simpulan: Ketersediaan sumber daya manusia dan sarana prasarana upaya kesehatan jiwa Puskesmas yang masih terbatas menyebabkan implementasi kebijakan upaya kesehatan jiwa tingkat Puskesmas di Kabupaten Pati belum berjalan optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The number of mental disorders visits has increased from year to year and there are still cases of retention in Pati Regency requiring a tiered and comprehensive mental health service. Puskesmas as one of the providers of basic mental health services are demanded to be able to organize in accordance with the concept of mental health service efforts with promotive, preventive, curative, and rehabilitative approaches. This study aims to describe the implementation of mental health efforts at the health center level in Pati Regency. Methods: This research is a descriptive qualitative research with a case study approach. The number of research informants as many as 16 people were selected using purposive sampling. Data analysis using content analysis with thematic network approach. Result: Puskesmas have clear interests and targets that are in accordance with the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No.43 of 2016, organizing, SOP compliance, and cross-sectoral coordination as well as support from implementers and the community environment that supports the implementation of Puskesmas mental health efforts. The availability of resources related to funds is sufficient but related to human resources and infrastructure is still limited. The performance achievement of Puskesmas mental health policy efforts has not been optimal. Conclusion: The limited availability of human resources and infrastructure for mental health efforts at the Puskesmas causes the implementation of mental health efforts at the Puskesmas level in Pati District has not run optimally.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save