Home
Login.
Artikelilmiahs
28487
Update
DHIKRI FAIZAL AMRI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Perilaku Berisiko Kesehatan Pada Remaja Putus Sekolah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Putus sekolah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan remaja melakukan perilaku berisiko kesehatan. Kecerdasan emosi berguna bagi individu dalam mengontrol maupun mengendalikan emosi. Perilaku berisiko kesehatan dimungkinkan dapat dipengaruhi oleh kecerdasan emosi. Metodologi : Penelitian korelasi dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 61 remaja putus sekolah di Kecamatan Maos melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman. Hasil Penelitian : Semua responden berusia 13-17 tahun (100 %), mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (90,2 %), dan responden menempuh pendidikan terakhir SMP (63%). Mayoritas responden memiliki kecerdasan emosi sedang dalam rentang skor 61-90 sebanyak 50 orang (82%), selanjutnya sebagian besar responden cenderung memiliki perilaku berisiko kesehatan sedang dalam rentang skor 27,4-54,7 sebanyak 44 orang (72,1%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku berisiko kesehatan pada remaja putus sekolah dengan hasil (p=0,000, r=-0,560). Kesimpulan : Adanya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku berisiko kesehatan pada remaja putus sekolah di Kecamatan Maos dengan arah negatif. Kata Kunci : Kecerdasan emosi, perilaku berisiko kesehatan, remaja putus sekolah
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Dropouts of school is one of the factors that lead to teen health risk behavior. Emotional intelligence is useful to the individual in control and controlling emotions. Health-risk behaviors may can be influenced by emotional intelligence. Methodology : Research correlation with cross sectional design. Total sample of 61 adolescents dropouts of school in the District of Maos through total sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Analysis of data using univariate and bivariate analysis. The bivariate analysis using Spearman's test. Research result : All respondents aged 13-17 years (100%), the majority of respondents' gender male sex (90.2%), and most respondents last junior high education (63%). The majority of respondents have emotional intelligence is in the range of 61-90 score as many as 50 people (82%), the next most respondents tend to have a health-risk behaviors are in the range of 27.4 to 54.7 score as many as 44 people (72.1%). Statistical analysis showed a the relationship between of emotional intelligence with health risk behaviors in adolescents drop out of school with the result (p = 0.000, r = -0.560). Conclusion : There is a significant relationship between emotional intelligence with health risk behaviors in teenagers dropping out of school in Maos District with a negative direction Keywords : Emotional intelligence, health risk behaviors, adolescent dropouts of school
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save