Home
Login.
Artikelilmiahs
28381
Update
KENIFA LEA HASMITA
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK BERBAYAR PADA PASAR MODERN (STUDI DI PASAR MODERN SUPER INDO GAJAHMUNGKUR SEMARANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia merupakan negara berkembang yang tidak pernah berhenti memperbaiki lingkungan untuk masa depan. Jumlah sampah yang terus bertambah setiap tahunnya mendesak pemerintah menyusun strategi untuk menguranginya. Dengan berbagai cara pemerintah berusaha memusnahkan sampah yang menumpuk, namun sampah plastik sulit terurai dengan sempurna membuat banyak kalangan kesulitan untuk mengolahnya. Untuk mengatasi melonjaknya jumlah sampah plastik di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan Surat Edaran Nomor S.1230/PSLB3-PS/2016 tertanggal 17 Februari 2016 tentang Harga dan Mekanisme Penerapan Kantong Plastik Berbayar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan kantong plastik berbayar pada Suoer Indo Gajahmungkur Semarang. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan kantong plastik berbayar pada pasar modern Super Indo. Ditinjau dari aspek isi kebijakan (content of policy) dan lingkungan implementasi (context of implementation). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah Manager Store Super Indo Gajahmungkur, konsumen Super Indo Gajahmungkur dan Kasi bidang pengawasan dan pemberdayaan lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa Implementasi Kebijakan Kantong Plastik Berbayar pada aspek isi kebijakan (content of policy) sudah cukup baik, dari kebijakan ini banyak masyarakat yang sudah mulai meninggalkan kantong plastik dan beralih ke tas belanja atau kardus, walaupun masih adanya ketidakjelasan dalam pengelolaan dana yang dikeluarkan masyarakat untuk membeli kantong plastik, namun sekarang seluruh pasar modern di Semarang sudah turut melaksanakan kebijakan kantong plastik berbayar. Pada aspek lingkungan implementasi (context of implementation) dapat dikatakan cukup baik, dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang sudah melakukan sosialisasi dan Super Indo Gajahmungkur Kota Semarang melakukan potongan harga untuk konsumen yang menggunakan kardus sebagai tempat belanja. Untuk keberhasilan implementasi kebijakan kantong plastik berbayar seharusnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang dan Super Indo Gajahmungkur Kota Semarang melakukan pengawasan lebih lanjut agar semua konsumen dapat mengikuti aturan dari surat edaran dan tujuan di keluarkannya surat edaran dapat terlaksana.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is a developing country that never stops improving the environment for the future. The amount of waste that continues to grow every year urges the government to develop strategies to reduce it. In various ways the government is trying to destroy garbage that has accumulated, but plastic waste is difficult to decompose perfectly making it difficult for many people to process it. To overcome the soaring amount of plastic waste in Indonesia, the Ministry of Environment and Forestry issued Circular Number S.1230 / PSLB3-PS / 2016 dated 17 February 2016 concerning the Price and Mechanism of the Application of Paid Plastic Bags. This study aims to determine the implementation of a paid plastic bag policy at Suoer Indo Gajahmungkur Semarang. The problem in this research is how to implement the paid plastic bag policy in the modern Super Indo market. In terms of aspects of the policy content (content of policy) and the implementation environment (context of implementation). This study used qualitative research methods. The targets of this research are Super Indo Gajahmungkur Store Manager, Super Indo Gajahmungkur consumers and Kasi in the field of environmental supervision and empowerment in Semarang City Environment Agency. Based on the results of research that has been carried out that the Implementation of the Paid Plastic Bag Policy in the aspect of policy content (policy of policy) is quite good, from this policy many people have started to leave plastic bags and switch to shopping bags or cardboard boxes, although there are still unclear in the management funds were spent by the public to buy plastic bags, but now all the modern markets in Semarang have participated in implementing a paid plastic bag policy. In the aspect of implementation environment (context of implementation) it can be said that it is quite good, from the Semarang City Environment Office, they have conducted socialization and Super Indo Gajahmungkur Semarang City has discounted prices for consumers who use cardboard as a shopping place. For the successful implementation of the paid plastic bag policy the Semarang City Environmental Office and Super Indo Gajahmungkur City of Semarang should carry out further supervision so that all consumers can follow the rules of the circular and the purpose of issuing the circular can be implemented.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save