Home
Login.
Artikelilmiahs
28370
Update
YENI OKTAVIANI
NIM
Judul Artikel
Tatanan dan Aksesori Rambut Maiko (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotasi, konotasi, dan mitos pada tatanan (kamigata) dan aksesori (kami kazari) rambut maiko. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik deskripsi kepustakaan, kemudian dianalisis berdasarkan teori semiotika Roland Barthes. Data yang digunakan yaitu berupa foto atau gambar. Terdapat 16 data yang digunakan untuk penelitian. Makna denotasi pada tatanan rambut maiko yaitu berbentuk wareshinobu, ofuku, yakko shimada, katsuyama, dan sakkou. Makna denotasi pada aksesori rambut maiko diantaranya yaitu hana kanzashi pada bulan Juni berbentuk bunga Willow liar, hana kanzashi pada bulan Juli berbentuk uchiwa, dan hana kanzashi pada bulan Agustus berbentuk bunga Eulalia. Makna konotasi tatanan rambut maiko yaitu bentuk sanggul yang rumit diibaratkan sebuah mahkota yang berada di kepala maiko. Makna konotasi aksesori rambut maiko yaitu sebagai simbol musim panas di Jepang. Mitos yang terdapat pada tatanan rambut maiko yaitu bagi kebudayaan Jepang, rambut adalah elemen penting dalam penampilan keseluruhan seseorang, terutama bagi wanita, rambut merupakan mahkota kemuliaan dan sebagai simbolisme yang menyatakan status serta pangkat mereka dalam masyarakat. Mitos yang terdapat pada aksesori rambut maiko yaitu pada periode Edo, courtesan (wanita penghibur) hampir selalu mengenakan aksesori rambut lebih banyak dari yang dikenakan wanita biasa, karena bagi masyarakat Jepang pada saat itu, semakin banyak aksesori rambut yang dikenakan di rambut wanita, semakin anggun gaya rambut yang ia kenakan. Berdasarkan hasil analisis data, tatanan dan aksesori rambut yang dikenakan oleh maiko berkaitan dengan konsep iroke, yaitu konsep yang membahas tentang sensualitas wanita Jepang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research is to describe the denotation, connotation, and myth in the maiko hairstyle (kamigata) and hair accessories (kami kazari). This research method is descriptive qualitative, with library description techniques, then the analysis is based on the theory of Roland Barthes's semiotics. The data source is photos or images. There are 16 data used for this research. The denotation of maiko hairstyle is wareshinobu, ofuku, yakko shimada, katsuyama, dan sakkou. The denotation of maiko hair accessories is hana kanzashi in June shaped wild Willow flowers, hana kanzashi in July shaped uchiwa, and hana kanzashi in August shaped Eulalia flowers. The connotation of maiko hairstyle is complicated chignon shape like a crown on the head of maiko. The connotation of maiko hair accessories is as a symbol of summer in Japan. The myth of maiko hairstyle is in Japanese culture, hair is an important element in a person's overall appearance, especially for women, hair is a crown of glory and as a symbolism that states their status and rank in society. The myth of maiko hair accessories is in the Edo period, courtesan almost always wears more hair accessories than normal women wear, because for the Japanese people at that time, the more hair accessories worn on women's hair, the more elegant the hairstyle she wore. Based on research results, maiko hairstyle and accessories are related to the concept of iroke, which is a concept that discusses the sensuality of Japanese women.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save