Home
Login.
Artikelilmiahs
28252
Update
SHELLY WIELAN SAPUTRI
NIM
Judul Artikel
Komunikasi Pendidikan Ustadz Di Pondok Pesantren Arrisalah Cijantung IV Ciamis Dalam Membentuk Santri Berprestasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Komunikasi Pendidikan menjadi hal yang paling penting sebagai penentu keberhasilan dalam mendidik bagi penerus generasi bangsa yang merupakan suatu proses belajar mengajar untuk menuju lebih baik dalam mencapai tujuan bersama. Proses komunikasi pendidikan di Pondok Pesantren Arrisalah dilakukan antara ustadz dengan santri yang bersifat resmi. Ada tiga pokok pembelajaran di Pondok Pesantren Arrisalah, yaitu Al-Qur’an, Kitab dan Bahasa yang menggunakan dua metode yaitu Klasikal dan Tamyiz. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana komunikasi pendidikan yang diterapkan oleh ustadz di Pondok Pesantren Arrisalah Cijantung IV Ciamis dalam membentuk santri berprestasi. Teori yang digunakan dalam penelitiann ini adalah Teori Persepsi dari Komunikasi Persuasif. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak delapan orang dengan masing-masing empat informan kunci dan empat informan pendukung dengan menggunakan purposive sampling. Metode analisis data dari Miles and Huberman, serta validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu : komunikator berperan membimbing dan memotivasi para santri dalam proses pembelajaran dengan membujuk santri dan menciptakan sebuah persepsi bahwa jika santri bekerja keras maka santri tersebut akan berhasil. Maka terbentuklah sebuah persepsi bahwa bekerja keras yang seperti apa yang seharusnya santri lakukan agar santri tersebut berhasil. Untuk mengasah kemampuan dan mental santri pihak pondok pesantren melaksanakan kegiatan yang dinamakan dengan muhadhoroh. Muhadhoroh berfungsi sebagai proses terbentuknya mental santri untuk menjadi santri yang berprestasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Communication Education is the most important thing as a determinant of success in educating the next generation of the nation which is a process of teaching and learning to go better in achieving common goals. The educational communication process at the Islamic Boarding School in Arrisalah was carried out between the Ustadz and the official santri. There are three points of learning in the Islamic Boarding School Arrisalah, namely the Qur'an, the Book and the Language that uses two methods, namely Classical and Tamyiz. This study aims to describe how the educational communication implemented by the cleric at Arrisalah Cijantung IV Ciamis Islamic Boarding School in forming outstanding students. The theory used in this research is Perception Theory of Persuasive Communication. This research uses a qualitative research model. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, and documentation. Informants in this study were eight people with four key informants and four supporting informants using purposive sampling. Data analysis methods from Miles and Huberman, as well as data validity using source triangulation. The results of this study are: the communicator's role is to guide and motivate the students in the learning process by persuading students and creating a perception that if students work hard the students will succeed. Then formed a perception that work hard like what students should do so that students are successful. To hone the abilities and mentality of the students the boarding school carries out an activity called muhadhoroh. Muhadhoroh functions as a process of forming students' mentality to become outstanding students.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save