Home
Login.
Artikelilmiahs
28179
Update
GUSTRI GYARA HERTAMI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN LARVA IKAN GURAME (Osphronemus gouramy)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daun sirih merupakan salah satu tanaman tradisional yang memiliki kandungan zat anti jamur berupa minyak atsiri. Minyak atsiri terdiri dari fenol (karvakrol) dan fenilpropan (eugenol dan kavikol) yang berfungsi sebagai anti jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun sirih terhadap daya tetas telur dan sintasan larva ikan gurame serta mengetahui konsentrasi yang paling baik terhadap daya tetas telur dan sintasan larva ikan gurame. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan konsentrasi ekstrak daun sirih adalah P1 (kontrol), P2 (20 ppm), P3 (40 ppm), P4 (60 ppm) dan P5 (80 ppm). Perlakuan yang diberikan adalah perendaman telur ikan gurame selama 20 menit ke dalam setiap konsentrasi ekstrak daun sirih. Parameter uji yang diamati meliputi daya tetas telur, tingkat serangan jamur dan sintasan larva. Hasil pengamatan penelitian perendaman telur ikan gurame dengan ekstrak daun sirih menunjukkan bahwa nilai terbaik dari daya tetas telur terdapat pada P3 yaitu 96,67 ± 0,57 %, tingkat serangan jamur pada P5 yaitu 2,67 ± 1,06 %, dan sintasan larva pada P2 yaitu 79,67 ± 1,08 %. Kualitas air pada penelitian menunjukkan nilai pH sebesar 7, suhu berkisar antara 21 - 24ᵒC dan oksigen terlarut berkisar antara 4,95 - 5,91 mg/L.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Betel leaf is one of the traditional plants that contains anti-fungal substances containing essential oils. Essential oils consist of phenol (carvacrol) and phenylpropane (eugenol and cavikol) which are made as antifungal. This study aims to determine the optimal concentration of betel leaf extract on egg hatchability and larval survival. This study used a completely randomized design with 5 preparations and 3 replications. Betel leaf extract include P1 (control), P2 (20 ppm), P3 (40 ppm), P4 (60 ppm) and P5 (80 ppm). The treatment given was soaking gurame fish eggs for 20 minutes to each concentration of betel leaf extract. Test parameters that observed including egg hatchability, prevalence of fungal infection, and larval survival. The results of observations of the study of gurame fish eggs with betel leaf extract showed the best results of the hatchability of eggs on P3 was 96.67 ± 0.57%, the prevalence of fungal infection on P5 was 2.67 ± 1.06%, and larval survival on P2 was 79.67 ± 1.08%. Water quality in the study showed a pH value 7, temperature between 21 - 24ᵒC, and dissolved oxygen between 4,95 – 5,91 mg/L.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save