Home
Login.
Artikelilmiahs
28096
Update
ANITA AGUSTINA WULANDARI
NIM
Judul Artikel
POLA KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DENGAN SISWA DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN SISWA SMK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Siswa lulusan SMK diharapkan memiliki kepribadian dan sikap mandiri dalam bekerja atau membuka usaha sendiri serta melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi. Rumusan masalah yang dapat diuraikan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pola komunikasi instruksional yang digunakan guru dalam membentuk kemandirian siswa SMK”. Sedangkan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi instruksional yang digunakan guru dalam membentuk kemandirian siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupaya mengamati dan menggambarkan suatu peristiwa melalui prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan ataupun melukiskan keadaan subjek atau objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Subyek dalam penelitian ini adalah sivitas akademisi guru dan siswa SMK Yos Soedraso Sidareja. Menggunakan teori interaksi simbolik sebagai panduan dalam melakukan penelitian dengan mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Kesimpulan dalam penelitian ini maka pola komunikasi instruksional guru dengan siswa di SMK Yos Soedarso Sidareja dalam membentuk kemandirian siswa adalah pola komunikasi instruksional dua arah dan pola komunikasi instruksional banyak arah. Pola komunikasi instruksional yang dominan dan lebih tepat dalam membentuk kemandirian siswa SMK adalah pola komunikasi instruksional banyak arah. Karena terdapat interaksi di mana siswa lebih aktif, kreatif, berani berpendapat dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas serta pekerjaan sekolah sesuai dengan kemampuan dan ketrampilan yang sudah diajarkan untuk menghadapi dunia pekerjaan dan dunia usaha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Vocational school graduates are expected to have a personality and independent attitude in working or opening their own business and continuing higher education. The formulation of the problem that can be described in this study is "How are the instructional communication patterns used by teachers in shaping the independence of vocational students". While this study aims to find out how instructional communication patterns are used by teachers in shaping the independence of vocational students. This study uses a qualitative method of trying to observe and describe an event through problem solving procedures that are investigated by describing or describing the state of the subject or object of research at the present time based on the facts that appear as they are. The subjects in this study were academic academics teachers and students of SMK Yos Soedraso Sidareja. Using symbolic interaction theory as a guide in conducting research by collecting data through observation, interviews and documentation techniques then analyzed using triangulation techniques. The conclusion in this study, the instructional communication patterns of teachers and students in SMK Yos Soedarso Sidareja in shaping student independence are two-way instructional communication patterns and many directions instructional communication patterns. The dominant and more precise instructional communication pattern in shaping the independence of vocational students is the multi-directional instructional communication pattern. Because there are interactions where students are more active, creative, courageous in opinion and responsible in completing tasks and school work in accordance with the abilities and skills that have been taught to deal with the world of work and business.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save