Home
Login.
Artikelilmiahs
27937
Update
NUR AENI HASNA'
NIM
Judul Artikel
STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI PADA TRADISI LOPISAN SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BUDAYA DAN KERUKUNAN MASYARAKAT DI KELURAHAN KRAPYAK KOTA PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Studi Etnografi Komunikasi Pada Tradisi Lopisan Sebagai Media Pelestarian Budaya dan Kerukunan Masyarakat di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan Tradisi lopisan merupakan tradisi di Kelurahan Krapyak yang sudah dilakukan secara turun-temurun yang dapat meningkatkan tali silaturahmi dan untuk menyempurnakan ibadah puasa di bulan Syawal. Masyarakat Krapyak berupaya untuk melestarikan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang dengan melaksanakan kegiatan satu tahun sekali. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui situasi, peristiwa, tindakan komunikatif, dan upaya pelestarian tradisi lopisan di Kelurahan Krapyak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi lopisan merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan di Kelurahan Krapyak, dan dihadiri oleh masyarakat Pekalongan. Komponen situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif merupakan hal utama yang ada dalam tradisi lopisan. Tradisi lopisan merupakan kearifan lokal yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Krapyak dan sudah dijadikan sebagai agenda wisata tahunan oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Kata kunci: Etnografi Komunikasi, tradisi lopisan, budaya, pelestarian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Study of Communication Ethnography on Lopisan Tradition as a Media for Cultural Preservation and Community Harmony in Krapyak Village, Pekalongan City Lopisan tradition is a tradition in the Krapyak Village that has been carried out from generation to generation that can increase the friendship and to perfect the fasting month of Shawwal. The Krapyak community strives to preserve the culture inherited from their ancestors by carrying out activities once a year. The purpose of this study was to determine the situation, events, communicative actions, and efforts to preserve the tradition of Lopisan in Krapyak Village. This study uses a qualitative approach with the ethnographic communication approach. The type of data used is primary data and secondary data. Data collection techniques used were in-depth interviews, participant observation, and documentation. The informant selection technique uses a purposive sampling technique. The results of the study show that the tradition of lopisan is an activity carried out in the Krapyak Village, and attended by the Pekalongan community. Components of the communicative situation, communicative events, and communicative actions are the main things in the lopisan tradition. Lopisan tradition is a local wisdom that is still preserved by the Krapyak people and has been made an annual tourism agenda by the City Government of Pekalongan. Keywords: Communication Ethnography, lopisan tradition, culture, preservation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save