Home
Login.
Artikelilmiahs
27689
Update
HANIFAH IMANANDA
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KENTENG KECAMATAN MADUKARA KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jumlah perkiraan timbunan sampah di Kabupaten Banjarnegara sebanyak 295.971,40 Kg/hari, sedangkan timbunan sampah yang terangkut ke TPA Winong baru 8,5% dan masih ada 91,5% timbunan sampah yang belum terangkut. Hal tersebut mendorong dilakukannya penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pengelolaan sampah di Kelurahan Kenteng Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarengara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh warga Kelurahan Kenteng dengan sampel sebanyak 94 responden yang diambil menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat dan diuji menggunakan uji Chi Square. Hasil yang didapat dari penelitian ini menyatakan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan praktik pengelolaan sampah (p-value=0,981), tidak ada hubungan sikap dengan praktik pengelolaan sampah (p-value=0,853), tidak ada hubungan sarana dan prasarana dengan praktik pengelolaan sampah (p-value=0,670), tidak ada hubungan peran petugas kesehatan dengan praktik pengelolaan sampah (p-value=0,260). Perlu dilakukan pemberian informasi melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan pengawasan dari petugas kesehatan dan memaksimalkan sarana dan prasarana untuk peningkatan praktik pengelolaan sampah rumah tangga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The estimated amount of landfill in Banjarnegara Regency is 294,971.40 kilo grams per day, while the landfill that is transported to final disposal area (TPA) which located in Winong is only 8,5 percent and there are still 91,5 percent of garbage not been transported. That problems had made researchers interested to determind factors that is related to garbage management practices in Kenteng Village Madukara, Banjarnegara. The study used observational analytic metodh with cross sectional design. The population in in the study was all people who was living in Kenteng village. With the sample are 94 respondents got by Cluster Random Sampling technique. Data analysis included univariate, bivariate and data were analyzed use Chi-Square test. The research result stated that there is no correlation between knowledge with garbage management practices (p-value = 0.981), there is no correlation between attitude with garbage management practices (p-value = 0.853), there is no correlation between facilities and infrastructure with garbage management practices (p-value = 0.670) and there is no correlation between the role of health workers with garbage management practices (p-value = 0.260). Information should be provided through counseling, training, assistance and supervision from health workers and maximizing facilities and infrastructure for improving household waste management practices.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save