Home
Login.
Artikelilmiahs
27662
Update
EKO WARNI
NIM
Judul Artikel
Analisis Spasial Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Angka Kematian Neonatal di Kabupaten Purworejo Tahun 2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Analisis spasial adalah metode untuk melihat hubungan antar variabel berdasarkan wilayah. Metode ini dapat digunakan untuk menganalisis masalah kesehatan masyarakat salah satunya AKN. AKN Kabupaten Purworejo sebesar 8,3 per 1000 KH dan masih diatas AKN Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan AKN secara spasial. Metode penelitian yaitu observasional analitik terhadap data sekunder menggunakan analisis spasial. Subjek penelitian ini yaitu seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo berjumlah 16 kecamatan. Analisis data spasial yang dilakukan yaitu uji Moran’s I dan uji LISA. Variabel yang berhubungan dengan AKN yaitu cakupan kunjungan K4, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, kunjungan neonatal lengkap, komplikasi neonatal ditangani, komplikasi kebidanan ditangani, dan neonatal risti (I ≠ 0). Variabel tersebut berhubungan lokal di Kecamatan Kutoarjo, Bruno, Kemiri, Purwodadi, Grabag, Pituruh, Gebang, dan Loano. Variabel yang tidak berhubungan yaitu BBLR dan ibu risti (I = 0). Faktor yang berhubungan dengan AKN yaitu cakupan kunjungan K4, cakupan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, kunjungan neonatal lengkap, komplikasi neonatal ditangani, komplikasi kebidanan ditangani, dan neonatal risti. Sebaiknya pemerintah dapat menggunakan hasil analisis spasial untuk menangani AKN agar turun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Spatial analysis is a method for seeing relationships between variables by region. This method can be used to analyze public health problems, one of them is NMR. The Purworejo Regency NMR was 8.3 every 1000 live birth and was still above the Central Java NMR. This study aims to determine the factors associated with NMR spatially. This research was an analytic observational research using secondary data for spatial analyzed. The subject of this research was all districts in Purworejo Regency that amount of 16 district. Spatial data analized using Moran’s I test and LISA test. Variables related to NMR as a whole are coverage of K4 visits, coverage of deliveries assisted by health workers, coverage of complete neonatal visits, coverage of neonatal complications handled, high risk neonates, and coverage of obstetric complications handled (I ≠ 0). These variables are related locally in the Districts of Kutoarjo, Bruno, Kemiri, Purwodadi, Grabag, Pituruh, Gebang, and Loano. Unrelated variables were LBW and high risk mother (I =0). Factors associated with NMR are coverage of K4 visits, coverage of deliveries assisted by health workers, coverage of complete neonatal visits, coverage of neonatal complications handled, high risk neonates, and coverage of obstetric complications handled. The government can uses the spatial anaysis result so the NMR goes down.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save