Home
Login.
Artikelilmiahs
27632
Update
ANNISAA AYU NABILLA
NIM
Judul Artikel
Evaluasi Potentially Inappropriate Medications (PIMs) Berdasarkan Beers Criteria 2015 Pada Pasien Geriatri di Bangsal Penyakit Dalam RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Tahun 2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Geriatri berpotensi mengalami Potentially Inappropriate Medications (PIMs). Beers Criteria 2015 merupakan kriteria untuk mengidentifikasi PIMs Pengambilan sampel secara retrospektif dengan simple random sampling. Sampel yang digunakan 97. Hasil penelitian menunjukkan paling banyak berusia 75-90 tahun, jenis kelamin laki-laki, lama rawat <7 hari dengan polifarmasi ≥5 macam obat. Dari 97 pasien, sebanyak 93 mengalami kejadian PIMs dengan 261 kejadian PIMs. Obat yang dihindari adalah omeprazol (31,57%). Obat yang masih bisa digunakan dengan hati-hati adalah furosemid (45,68%). Obat yang membutuhkan penyesuaian dosis adalah ranitidin (11,11%). Interaksi obat yang paling banyak adalah ketorolak dengan metilprednisolon (42,85%) dengan kondisi gagal jantung dan ginjal (28,57%).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Geriatrics has the potential to experience Potentially Inappropriate Medications (PIMs). Beers Criteria 2015 is a criterion for identifying PIMs. Sampling retrospectively with simple random sampling. The sample used 97. The results showed most aged 75-90 years, male sex, length of stay <7 days with polypharmacy ≥5 kinds of drugs. Of 97 patients, 93 experienced PIMs with 261 PIMs. The drug that was avoided was omeprazole (31.57%). The drug that can still be used cautiously is furosemide (45.68%). The drug that requires dose adjustment is ranitidine (11.11%). The most drug interaction is ketorolac with methylprednisolone (42.85%) with heart and kidney failure (28.57%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save