Home
Login.
Artikelilmiahs
27622
Update
NUR AFIYANI
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN PERILAKU SADARI PADA WANITA USIA SUBUR PENGGUNA KB HORMONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG 1 KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2019
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Latar Belakang : Kanker payudara merupakan penyebab kematian terbanyak pada wanita. Salah satu faktor risiko kanker payudara adalah pemakaian KB hormonal. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan upaya yang efektif untuk mendeteksi dini kanker payudara yang dapat menekan angka kematian sebesar 25-30%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan perilaku SADARI pada wanita usia subur pengguna KB hormonal di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian: pengetahuan, sikap, keterpaparan informasi, dukungan keluarga, dukungan tokoh masyarakat, dan peran petugas kesehatan, dengan populasi berjumlah 855, dan sampel berjumlah 87 dengan pembambilan sampel menggunakan teknik randon sampling. Uji yang dilakukan Univariat, Bivariat (Chi-square), Multivariat (Regresi Logistik). Hasil Penelitian : Analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan adalah dukungan keluarga (p = 0,011), dan peran petugas kesehatan (p = 0,042). Analisis multivariat menunjukkan variabel yang berpengaruh adalah dukungan keluarga dengan POR 3,853 (CI 1,501-9,891) dan sikap dengan POR 2,547 (CI 1,011-6,419). Kesimpulan : Determinan perilaku SADARI pada wanita usia subur pengguna KB hormonal di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1 adalah dukungan keluarga. Masyarakat diharapkan dapat melakukan perilaku SADARI sesuai dengan prosedur yang benar untuk mengenal lebih awal gejala kanker payudara, sehingga dapat mencegah terjadinya kanker payudara Kata Kunci : Kanker payudara, KB Hormonal, Perilaku SADARI.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background: Breast cancer is the most common cause of women’s death. One risk factor for breast cancer is the use of hormonal contraceptive. Breast self-examination (BSE) is an effective way for breast cancer early detection, so it can reduce mortality by 25-30%. The purpose of this study was to analyze the determinant of BSE behavior in women of childbearing age with hormonal contraceptive in Puskesmas 1 Sumbang working area. Method: This study used a cross-sectional approach, with variabels of : knowledge, attitude, information exposure, family’s support, community leader’s support, and the role of health officer. The population in this study was 855 women and the samples were 87 women selected using random sampling technique. The data analyzed in Univariate, Bivariate (Chi-square), and Multivariate (Logistic Regression). Results: The bivariate analysis showed that the related variabels were family support (p = 0.011), and the role of health officer (p = 0.042). Multivariate analysis showed that the dominant variabels were family support with POR 3,853 (CI 1,501-9,891) and attitude with POR 2,547 (CI 1,011-6,419). Conclusion: Determinans of breast self-examination (BSE) behavior of women of childbearing age using hormonal contraceptive in Puskesmas 1 Sumbang. The public is expected to be able to perform BSE behavior according to the correct procedures to get to know early symptoms of breast cancer, so as to prevent the occurrence of breast cancer. Keywords: Breast cancer, Hormonal contraceptive, BSE behavior
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save