Home
Login.
Artikelilmiahs
27619
Update
NINDYASTI PRAMESWARI ISMANTO
NIM
Judul Artikel
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak Penderita Diare Infeksi Bakteri di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit PELNI Jakarta Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tingginya prevalensi penyakit diare infeksi bakteri pada anak menyebabkan penggunaan antibiotik meningkat. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat memicu terjadinya resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi pola pemberian antibiotik, kuantitas penggunaan antibiotik dan kualitas penggunaan antibiotik pada pasien anak diare infeksi bakteri di rumah sakit tersebut. Penelitian observasional ini menggunakan 100 rekam medik secara kuantitatif menggunakan metode DDD 100 patient days dan kualitatif menggunakan kriteria gyssens, dengan metode purposive sampling. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan terdapat 4 jenis antibiotik yang digunakan dengan total nilai DDD 100 patient days sebesar 33,74. Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah seftriakson dengan nilai DDD 100 patient days sebesar 22,94 (54%) dengan rute pemberian intravena sebesar 65%. Hasil evaluasi kualitatif yang masuk kriteria gyssens yaitu kategori 0 (60%). Presentase tersebut sudah cukup baik dari tahun sebelumnya, sehingga evaluasi peresepan antibiotik pada anak penderita diare infeksi bakteri di instalasi rawat inap Rumah Sakit PELNI Jakarta Barat mengalami peningkatan sehingga semakin baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Ohe high prevalence of diarrheal disease in bacterial infections in children causes increased use of antibiotics. Inappropriate use of antibiotics can trigger resistance. This study aims to determine and evaluate the pattern of antibiotic administration, the quantity of antibiotic use and the quality of antibiotic use in pediatric patients with bacterial infection diarrhea in the hospital. This observational study used 100 quantitative medical records using 100 patient days DDD method and qualitatively using Gyssens criteria, with purposive sampling method. Quantitative evaluation results show that there are 4 types of antibiotics used with a total DDD value of 100 patient days of 33.74. The most widely used antibiotic is ceftriaxone with a DDD value of 100 patient days of 22.94 (54%) with an intravenous route of 65%. The results of qualitative evaluations that fall into the Gyssens criteria are category 0 (60%). The percentage was quite good from the previous year, so the evaluation of antibiotic prescribing in children suffering from bacterial infection diarrhea in the inpatient installation of PELNI Hospital in West Jakarta has increased so that it is getting better.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save